Rabu Pon Jadi Sarana Penguatan Pangan, UMKM, dan Lingkungan di Kudus

oleh -170 Dilihat
kunjungan kerja Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin bersama rombongan ke peternakan ayam petelur dan budidaya ikan di Desa Tergo. (Foto: Istimewa)

Kudus, isknews.com — Penguatan ketahanan pangan keluarga hingga dukungan terhadap usaha mikro dan pelestarian lingkungan menjadi fokus utama kunjungan kerja Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, di Kabupaten Kudus.

Dalam agenda Program Rabu Pon (Gerakan Ibu Menanam Pohon), Nawal didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris, Selasa (27/1/2026).

Rangkaian kegiatan diawali di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, dengan penyerahan bantuan ayam petelur kepada masyarakat serta penanaman pohon.

Program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian pangan keluarga sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Kunjungan Kerja kerja Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, di Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

Selanjutnya, rombongan meninjau peternakan ayam petelur dan budidaya ikan di Desa Tergo.

Lokasi tersebut merupakan kelompok tani penerima bantuan pemerintah pusat yang dinilai berhasil mengembangkan usaha produktif berbasis desa.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ketahanan pangan keluarga sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Alas Pijar di Desa Dukuhwaringin. Di tempat ini, rombongan melihat langsung aktivitas dan potensi pengembangan UMKM lokal, sekaligus memberikan dukungan agar produk-produk desa mampu berkembang dan memiliki daya saing.

Kunjungan kerja ditutup di Djarum Oasis, Kabupaten Kudus. Di lokasi ini, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah bersama rombongan melakukan studi tiru pengelolaan sampah dan lingkungan yang dijalankan oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation.

Pengelolaan lingkungan yang terintegrasi dengan edukasi dan partisipasi masyarakat tersebut dinilai sebagai praktik baik.

Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, menyampaikan bahwa praktik-praktik positif yang ditinjau dalam kunjungan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kabupaten/kota lain di Jawa Tengah.

Sinergi antara ketahanan pangan, penguatan UMKM, dan pengelolaan lingkungan disebutnya sebagai fondasi penting pembangunan berkelanjutan.

Program Rabu Pon diharapkan mampu menumbuhkan gerakan nyata dari desa, tidak hanya menanam pohon, tetapi juga menanam kesadaran untuk mandiri pangan, berdaya secara ekonomi, serta menjaga lingkungan demi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.