Jalan Sehat Hari Desa di Kudus, Famny Ajak Pemdes Sengkuyung Bangun Desa

oleh -109 Dilihat
Famny Dwi Arfana, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kudus, melepas peserta jalan sehat dalam rangka peringatan Hari Desa Tingkat Nasional di kompleks Dinas PMD Kudus, Jumat (9/1/2026). (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Peringatan Hari Desa Tingkat Nasional di Kabupaten Kudus diwarnai kegiatan jalan sehat yang digelar di kompleks Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus, Jumat (9/1/2026). Melalui kegiatan tersebut, Kepala Dinas PMD Kudus, Famny Dwi Arfana, mengajak seluruh pemerintah desa (pemdes) untuk sengkuyung bareng membangun desa demi kesejahteraan masyarakat.

Famny mengatakan, jalan sehat menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Desa yang juga dilaksanakan di sejumlah desa dengan berbagai kegiatan sosial, seperti kerja bakti dan pembersihan tempat ibadah.

“Peringatan Hari Desa tidak hanya terpusat di kabupaten. Di beberapa desa juga ada kegiatan sosial. Puncaknya, Senin besok akan digelar apel besar peringatan Hari Desa di Pendopo Kabupaten Kudus,” ujarnya.

Ia menjelaskan, apel besar tersebut akan dihadiri seluruh elemen desa, mulai dari kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, Bhabinkamtibmas, bidan desa, Tim Penggerak PKK, pendamping PKH, TKSK, hingga penyuluh pertanian.

Menurut Famny, keterlibatan seluruh unsur desa selaras dengan tagline nglurug deso mbangun deso yang diusung Pemerintah Kabupaten Kudus. Dengan kebersamaan tersebut, ia berharap pembangunan desa dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Rute jalan sehat sendiri dimulai dari Kantor PMD Kudus menuju kawasan PBG, kemudian ke arah barat melewati Kelurahan Mlati Norowito, perempatan Mbejagan, dan kembali ke Kantor PMD. Kegiatan ini juga membawa pesan semangat Hari Desa untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Dalam kesempatan itu, Famny juga menyinggung kondisi desa yang saat ini menghadapi tantangan penurunan dana desa dan Tanah Kas Desa (TKD). Meski demikian, ia meminta pemerintah desa tetap solid dan bijak dalam menyusun anggaran.

“Kondisi ini dialami hampir seluruh daerah. Namun pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal dengan perencanaan anggaran yang matang,” jelasnya.

Famny menambahkan, dana desa yang diterima Kabupaten Kudus selama ini telah memberikan manfaat nyata, mulai dari bantuan langsung tunai, penanganan stunting, pembangunan infrastruktur desa, hingga penguatan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Desa.

“Dengan kebersamaan seluruh elemen desa dan pengelolaan anggaran yang tepat, pembangunan desa di Kudus diharapkan tetap berlanjut dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :