,

Jelang Pemilu, Disdukcapil Kudus Kejar Rekam E-KTP Sasar Anak Sekolah

oleh -1,038 kali dibaca
Siswa-siswi SMK NU Al-Hidayah Getasrabi Kudus saat melakukan perekaman

Kudus, isknews.com – Dalam rangka memenuhi identitas kependudukan bagi anak usia pemula serta untuk persiapan Pemilu serentak Tahun 2024, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus, terus melayani Jemput Bola Rekam KTP Elektronik bagi anak usia pemula yang ada di Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Kretek.

Seperti yang terjadi di SMK NU Al Hidayah, Getasrabi, Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus, Rabu (7/2/2024).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Eko Hari Djatmiko mengatakan, Perekaman menyasar pemula agar memiliki identitas kependudukan untuk menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024. Hal ini tentunya mempermudah para siswa-siswi mendapatkan KTP-el.

“Kartu identitas ini menjadi salah satu persyaratan untuk menjadi pemilih pada kontestasi Pemilu tahun 2024, sehingga tidak kehilangan haknya sebagai warga negara menjadi pemilih untuk yang pertama kalinya,” tuturnya.

Selanjutnya, Eko mengatakan, bahwa mereka sudah menjadwalkan dan menghubungi pihak sekolah untuk persiapan perekaman KTP-el tersebut.

“Kami sudah beberapa kali turun ke Sekolah untuk melakukan perekaman, targetnya untuk siswa yang berusia 16-17 tahun,” jelasnya.

Menurut dia, langkah ini disambut baik pihak sekolah karena sangat efektif, siswa tidak perlu meninggalkan sekolah.

“Siswa yang genap berusia 17 tahun atau lebih langsung mendapatkan KTP-el. Sedangkan siswa yang belum harus menunggu sampai genap 17 tahun untuk mendapatkan bukti fisik KTP, el nya” tuturnya.

Kemudian, Eko mengatakan, bahwa Disdukcapil Kudus sudah menyurati sekolah-sekolah, tinggal menunggu konfirmasi atas kesiapan dari sekolah tersebut. Untuk perekaman disekolah kami menurunkan 1 unit mobil layanan keliling.

Sementara itu, Kepala SMK NU Al Hidayah, Khaerudin mengatakan, Ada sebanyak 84 siswa-siswi SMK NU Al Hidayah yang melakukan perekaman E-KTP. Siswa yang ikut perekaman dari kelas XI dan XII. Menurutnya, program jemput bola dirasa bagus karena membantu siswa karena tidak perlu ke kantor Disdukcapil,

” Harapan kami jemput bola seperti ini ada terus, apalagi jemput bola ini siswa yang belum punya niat untuk punya E-KTP sudah didatangi.,” imbuhnya.

Untuk itu, pihaknya sangat mengapresiasi adanya hal tersebut.

”Kami senang ada perekaman jemput bola ini. Kami sangat mengapresiasi,” ungkapnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :