Kaji Ulang Target Medali, KONI Optimis Potensi Perolehan Emas Porprov Jateng 2022 Meningkat

oleh

Kudus, isknews.com – Sesuai arahan Plt Bupati Kudus kepada KONI Kudus berencana untuk melakukan studi banding ke kabupaten/kota dalam hal pemberian bonus kepada atletnya. 

Arahan itu sempat disampaikan oleh Plt Bupati Kudus saat ketua KONI Kudus bersama jajaran pimpinannya melakukan audiensi kepada Plt Bupati HM Hartopo beberapa waktu lalu.

Hal itu dijelaskan oleh ketua KONI Antoni Alfin bahwa, Plt Bupati tak ingin gara-gara bonus yang jomplang dengan Kabupaten/Kota lain, sehingga menyebabkan para atlet di Kudus merasa ada kecemburuan.

“Untuk itulah dalam agenda rapat bersama Pemkab di Kudus hari ini kami membahas tentang rencana studi banding di Kota dan Kabupaten lain terkait pemberian bonus tersebut,” kata Antoni, Rabu (01/07/2020).

TRENDING :  65 Wasit Juri Pencak Silat Se Eks Karesidenan Pati, Refresh Peraturan PB IPSI di Taman Sardi
Ketua KONI Kudus Antoni Alfin (berkacamata) (Foto: YM)

Sebelumnya, menurut dia, dirinya  usul agar ada penganggaran untuk peningkatan nilai bonus kepada para atlit yang akan terlibat di Porprov Jawa Tengah 2022. Lalu pihaknya diminta untuk melakukan studi banding dahulu ke daerah-daerah yang kemarin mendapat bonus besar.

“Ada ditiga Kabupaten/Kota yang menjadi target sasaran studi banding diantaranya Kabupaten Banyumas, Kota Semarang dan Kota Surakarta yang memang pada Porprov sebelumnya dikenal memberikan bonus terbesar kepada para atlitnya,” kata dia.

Pelaksanaan studi banding menurutnya masih menunggu jawaban atas surat yang sudah dikirimkan kepada daerah-daerah tersebut.

“Mungkin prioritas kita akan ke Kota Semarang terlebih dahulu yang dekat, hanya saja dirinya juga kurang tahu kapan, mengingat Semarang masih berstatus zona merah,” ungkap Antoni.

TRENDING :  Laga Catur Percasi Kudus, Wadah Atlet Asah Teori dan Mental Jelang Kejuprov 2020

Disinggung soal target Porprov, Antoni tetap mengatakan minimal sama dengan Porprov  tahun kemarin yakni berada diurutan 3 besar.

“Kita tetap targetkan diurutan 3 besar, namun untuk perolehan emas kita akan coba analisa ulang lagi karena pundi-pundi emas kita itu masih berpotensi diperbanyak, nanti Bidang Prestasi yang akan mengkaji ulang terkait potensi medali,” terangnya.

Dipesankannya kepada Pemkab yang hadir dalam rapat tersebut untuk segera mengintensifkan latihan-latihan dan bergerak bergerak lebih cepat dalam menghadapi even olahraga terbesar di Jawa Tengah ini.

“Kemarin sudah dapat info dari KONI  Jateng, yang mengatakan kita sudah boleh mengadakan pelatihan dengan maksimal 30 orang atlet dan menggunakan protocol kesehatan. Nanti kita sediakan tempat cuci tangan di tempat latihan,” tuturnya.

TRENDING :  New Macan Muria (NMM) Satu Lagi Kelompok Suporter Sepakbola Di Luncurkan

Terkait Pra Porprov pelaksanaannya menurut dia masih belum jelas kapan digelar, mengingat pelaksanaan PON sendiripun diundur jadi tahun 2021 di bulan September.

“Itu biasanya berbarengan dengan pra Porprov, jadi bingung bagi waktunya karena akan ada yang ikut di PON dan kita belum tahu Porprov akan dilaksanakan tahun 2021 atau 2022,  padahal pada tahun itu juga berbarengan dengan adanya Pilkada serentak,” katanya.

Ditanyakan soal kesiapan venue dan sarpras, Antonie mengatakan InshaAllah semuanya sudah dikoordinasikan dengan Disdikpora Kudus.

“Alhamdulillah dari Disdikpora siaplah.  Tahun 2021 nanti rencananya akan dimulai pembangunan sentel ban atau lintasan atletik, di Stadion Wergu Wetan,” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :