Kantongi SK Pengprov Jateng, Pradipta Resmi Ketua POBSI Kudus

oleh
Para atlet Biliar usai gelaran Turnamen Menara CUP yang juga dihadiri ketua KONI Kudus, Antoni Alvin (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Pradipta Adi Nugraha, kini resmi menjadi Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Kudus periode 2020-2024. Dirinya mengaku kini telah mengantongi Surat Keputusan dari Pengurus Provinsi POBSI Jawa Tengah yang bermarkas di Pekalongan hari ini.

Ditemui di area biliar Markass Sport Center, Pradipta mengatakan setelah memperoleh legalitas kepemimpinannya di dunia olahraga bola sodok itu dirinya kini juga telah menyusun kepengurusan organisasi dan siap untuk tancap gas memajukan olahraga di Kudus.

Ketua POBSI Kudus, Pradipta Adi Nugraha tunjukkan SK Pengangkatan ketua dari Pengprov POBSI Jawa Tengah periode 2020-2024 (Foto: YM)

“Surat Keputusan dari pengurus POBSI Provinsi turun setelah pada dua pekan sebelumnya Ketua KONI Kudus merekomendasikan saya sebagai ketua dan dikirim ke Provinsi,” terangnya dihadapan sejumlah awak media, Kamis (17/10/2020).

Terbitnya surat keputusan (SK) bernomor 056/POBSI/Jateng/X/2020 tentang pengukuhan personalia pengurus POBSI cabang Kabupaten Kudus periode 2020-2024, sekaligus menepis isue yang beredar sebelumnya bahwa terpilihnya dia dalam Muscab POBSI Kudus tidak direstui oleh ketua KONI.

“Ini terbukti dengan direkomendasikannya nama saya sebagai ketua POBSI oleh ketua KONI Kudus serta kehadiran beliau ketua KONI dalam even turnamen yang kami selenggarakan beberapa waktu lalu,” terangnya.

Menurutnya agenda dia dalam waktu dekat ini adalah segera mencari atlet biliar muda di Kudus. Dan membuat pelatda atlet biliar yang ada di Kudus.

Di arena biliar ‘Markass’ tempat para atlet POBSI biasa berlatih (Foto: YM)

Selama ini para atlet biliar khususnya yang tergabung dalam POBSI Kudus, ketika berlatih masih mengeluarkan biaya. Oleh karena itu, pihaknya berencana ingin menggelar pelatihan gratis bagi atlet – atlet POBSI.

“Saya ingin meghapus stigma buruk di masyarakat bahwa olahraga biliar identik dengan perjudian. Saya akan tunjukkan Biliar adalah olahraga prestasi,” terang dia.

Dirinya berencana menggandeng rumah – rumah biliar yang ada di Kudus agar bisa bekerja sama dengan POBSI.

“Saya juga akan menggandeng sponsor – sponsor dari perusahaan di Kudus, apalagi banyak perusahaan yang peduli dengan olahraga,” ujarnya.

Meski saat itu dirinya belum mengantongi SK resmi dari Pemprov terkait posisinya di POBSI Kudus. Namun karena kecintaannya dengan olahraga ini dalam rangka HUT Kabupaten Kudus ke 475 dirinya bersama Nur Khanafi selaku ketua panitiya dan Kusmanto selaku pelaksana teknis membuat turnamen biliar yang diikuti peserta hingga 100 orang atlet sekaresidenan Pati plus Semarang dan Kendal.

“Nama evennya Turnamen Menara Cup yang kami gelar dengan swadaya dan bantuan sponsor dari Pak Anton pemilik perusahaan Mulya Group dengan handycap 4 dan 5 yang dijuarai oleh atlet dari Kudus sendiri namanya Noor Ariyadi warga Jetakkembang, Sunggingan,” ungkapnya.

Kedepannya ia mentargetkan bila dalam Porprov sebelumnya atlet biliar di Kudus berhasil mengantongi 3 emas, maka pada Porprov 2023 besok rencana kami kirimkan enam atlet dengan target bisa meraih 5 medali emas,” tandasnya.

Sementara itu ketua KONI Kudus Antoni Alvin saat ditemui pada kegiatan pelatihan pelatih Pengkab olahraga di hotel @hom Kudus, membenarkan bahwa dirinya telah mengirim dan merekomendasikan nama Pradipta sebagai ketua POBSI Kudus.

“Saya berharap POBSI kedepan agar lebih maju dan dapat memberikan kontribusi prestasi serta medali pada saat mengikuti even atau turnamen,” tuturnya singkat. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :