Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Setelah mendengarkan Vidio Conference Rabu 3 Maret lalu dengan Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian, Menteri Perdagangan Enggartiasto, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Derektur Direktur Utama Perum Bulog Djarot Kusumayakti. Kapolres Pati membentuk team Satgas Mafia Pangan.
Team Satgas Mafia Pangan dibentuk dalam rangka mengantisipasi adanya spekulan bahan pokok yang berbuat nakal untuk keuntungan pribadi dan Ketersediaan serta stabilitas harga bahan pangan.
Menurut Kapolres Pati melalui Kabag op Sundoyo menjelaskan, pembentukan satgas mafia pangan tersebut sebagai tindak lanjut atas perintah Kapolri untuk membantu pemerintah dalam menstabilkan harga bahan pokok menjelang bulan Ramandhan dan lebaran.
Lebih lanjut Sundoyo mengungkapkan, “tugas pokok dari satgas kedepan memonitor fluktuasi harga sembako jelang bulan puasa hingga Iebaran Idul Fitri.” Jelasnya.
Sundoyo menambahkan, adapun satgas mafia pangan langsung di pimpin Kapolres Pati.
Begitu pula kepada masyarakat dihimbau untuk melaporkan kepada Petugas bila didapat ada oknum pedagang atau tengkulak yang menimbun bahan kebutuhan pokok.
Dan kepada distributor bahan pokok untuk tidak memainkan harga sembako menjelang puasa hingga lebaran idul fitri hanya untuk memperoleh keuntungan pribadi.
Terakhir, Sundoyo berharap kepada Pemda Pati untuk mengambil langkah strategis supaya tidak terjadi Fluktuasi menonjol terhadap harga sembako. (Wr)








