Kecamatan Dawe Resmikan Gerakan Kencana, Sinergikan Stakeholder dan Lintas Sektoral

oleh -1,172 kali dibaca
Para peserta berpose bersama usai peresmian Gerakan Kencana di Kecamatan Dawe (Foto: istimewa)

Kudus, isknews.com – Digelar di Aula Kantor Kecamatan, Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Dawe meresmikan Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) sesuai himbauan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI). Sejumlah pihak dari berbagai lintas sektoral pun turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut, Selasa (05/03/2024).

Dalam prosesi peresmiannya, dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kudus Adi Sadhono, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kudus Mundir, Camat Dawe Famny Dwi Arfana, Perwakilan BPBD Provinsi Jawa Tengah dan sejumlah perwakilan lintas sektoral lainnya.

Camat Dawe Famny Dwi Arfana menyampaikan, pihaknya membentuk Kencana di wilayah Kecamatan Dawe. Mengingat, lokasi yang berada di area Pegunungan Muria merupakan daerah yang rawan terjadi bencana.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan Dawe mendukung pembentukan Kencana. Karena dengan adanya Kencana ini diupayakan masyarakat di Kecamatan Dawe bisa siap siaga apabila nantinya menghadapi bencana. Anggotanya ada lintas sektoral, ada relawan, ada perwakilan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, bina usaha dan TNI-Polri,” sebutnya.

Famny mengatakan, Pemcam Dawe juga sudah menyiagakan 50 orang relawan yang siap siaga mengikuti kegiatan Kencana. Para relawan ini pun juga diberikan asuransi jaminan kecelakaan dan jaminan kematian.

“Bencana yang rawan terjadi di Kecamatan Dawe diantaranya yakni tanah longsor dan kebakaran. Harapannya jika masyarakat bisa paham dan siaga terhadap bencana, nantinya bisa mengurangi resiko kebencanaan di wilayah Kecamatan Dawe,” imbuhnya.

Pihaknya pun berharap dengan adanya pembentukan Kencana ini, masyarakat di Kecamatan Dawe bisa lebih siap siaga dalam hal menghadapi bencana.

Sejumlah desa di wilayah Kecamatan Dawe rawan terjadi bencana tanah longsor. Terutama desa-desa yang berada di sekitar area Gunung Muria yakni seperti di Desa Japan, Desa Colo, Desa Kuwukan, Desa Kandangmas dan Desa Ternadi yang rawan longsor.

Kemudian, ada juga desa yang rawan terjadi bencana kebakaran karena banyaknya lahan perkebunan. Diantaranya yakni seperti di Desa Kandangmas dan Desa Margorejo.

“Apalagi di Kecamatan Dawe ini ada sejumlah usaha gula tumbu yang itu juga rawan terjadi kebakaran,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, selama ini di wilayah Kecamatan Dawe sudah ada piket kesiapsiagaan. Sehingga, apabila terjadi bencana bisa segera tertangani.

“Selain itu kami juga ada grup whatsapp supaya kalau ada kejadian bencana, informasi bisa cepat tersampaikan dan bisa segera tertangani,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan Pembentukan Kencana tahun 2024 di Kecamatan Dawe ini dilakukan selama dua hari pada tanggal 5-6 Maret 2024. Kegiatan tersebut pun diisi dengan pemberian materi dan diskusi mengenai upaya kesiapsiagaan penanggulangan bencana.

“Dengan adanya program Kencana ini, diharapkan mampu meminimalisir resiko bencana dan mengetahui perkembangan situasi bencana serta selalu bersinergi dengan BPBD atau Damkar,” tuturnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mengapresiasi Pemerintah Kecamatan Dawe yang telah membentuk Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) di wilayahnya.

Kasi Pencegahan BPBD Kabupaten Kudus, Muhammad Alfiatur Rohman mengatakan, melalui program Kencana ini, pihaknya akan membantu masyarakat untuk semakin tangguh menghadapi bencana.

Ia menjelaskan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI) melalui Surat Edaran tertanggal 11 Agustus 2023, telah mengimbau agar setiap kecamatan bisa membentuk Kencana. Pembentukan Kencana di kecamatan ini pun nantinya bersinergi dengan BPBD.

“Pembentukan Kencana ini untuk meminimalisir terjadinya bencana di daerah atau desa-desa yang rawan terjadi bencana,” ujarnya.

Menurutnya, pembentukan Kencana di Kecamatan Dawe sudah tepat. Mengingat, lokasi Kecamatan Dawe yang berada di area Pegunungan Muria rawan terjadi bencana.

Ia menyebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus pada tahun 2024 ini telah mengalokasikan anggaran melalui APBD supaya setiap kecamatan bisa segera membentuk Kencana. Alokasi anggaran tersebut pun dikelola oleh masing-masing kecamatan. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.