Kerukunan Beragama Warga Desa Ploso

oleh -643 Dilihat

Kudus_isknews.com – (23/12) Meskipun mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, Indonesia memiliki 6 agama yang diakui oleh pemerintah yaitu, Islam, Kristen, Protestan, Hindu, Buddha, dan Konghuchu. Dengan banyaknya agama di Indonesia, adanya kerukunan antara umat beragama di Indonesia menjadi hal yang sangat penting. Seperti halnya di Kudus, tepatnya di Desa Ploso terdapat 3 tempat ibadah yang berbeda, yaitu Gereja, Masjid dan Wihara. Walaupun terdapat perbedaan agama, warga Ploso tetap akur dan saling menghormati.

Di Desa Ploso Gereja dan Wihara terletak di Rt 04/05 dan Masjid terletak di Rt 01/03, sedangkan jarak Masjid dan Gereja sekitar 100 meter dan jarak masjid ke wihara sekitar 200 meter. Jumlah warga Desa Ploso keseluruhan yaitu 6545 Jiwa, 150 jiwa diantaranya Kristen + Khatolik, 15 jiwa beragama Budha dan sisanya beragama Islam.

Ali musta’in selaku Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyak Desa Ploso saat didatangi isknews.com menyatakan “Karena kita bertempat tinggal, berkerja dan beraktivitas di Desa Ploso, maka kita harus melakukan program-program pemerintahan Desa Ploso salah satunya dengan melakukan kerukunan dan kedamaian antar umat beragama di Desa Ploso”.

Kerukunan antar umat beragama di Desa Ploso sudah sejak lama dilakukan, salah satu bukti kerukunan itu yaitu pada saat Umat Islam menjalankan puasa dan lebaran umat Kristen selalu membuat spanduk dengan tulisan ucapan selamat berpuasa dan selamat lebaran. Selain itu apabila ada warga yang meninggal, semua warga ikut melayat dan tidak memandang agama yang dianut, begitupula pada saat kegiatan kerja bakti seluruh warga tanpa terkecuali melakukan kerjabakti bersama-sama. Pada perayaan Natal tahun ini Gereja GITJ Ploso minggu lalu telah melakukan perayaan Natal, pada acara tersebut panitia mengundang tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai Agama yang ada di Desa Ploso serta pejabat Desa untuk mengikuti resepsi acara perayaan Natal tersebut.

#Adam

KOMENTAR SEDULUR ISK :