Ketua Panitia HSN Kudus: Santri dan Huffadz adalah Garda Terdepan Jaga Martabat Bangsa

oleh -392 Dilihat
Peringatan Hari Santri Nasional 2025 oleh Jam'iyah Qurroatul Huffadz Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

Kudus, isknews.com – Jam’iyah Qurroatul Huffadz Kabupaten Kudus sukses menyelenggarakan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) pada Kamis, 24 Oktober 2025. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri para ulama, pejabat pemerintah, pimpinan pondok pesantren, serta ratusan santri dan hafidz/hafidzah dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia HSN, Dr. Reny menegaskan peran strategis santri dan para penghafal Al-Qur’an sebagai penerus perjuangan bangsa. Ia mengingatkan bahwa semangat Resolusi Jihad KH Hasyim Asy’ari merupakan wujud cinta tanah air dari kaum santri.

“Sebagai kota santri, Kudus memiliki tanggung jawab melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkannya dalam kehidupan berbangsa,” ujarnya.

Peserta yang hadir diperingatan Hari Santri Nasional (HSN) pada Kamis, 24 Oktober 2025. (Foto: Istimewa)

Reny juga menambahkan, semangat tersebut berpadu dengan warisan dakwah toleran Sunan Kudus, yang menjadi ciri khas dakwah di kota ini.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa Jam’iyah Qurroatul Huffadz bukan sekadar wadah menjaga hafalan Al-Qur’an, tetapi juga berperan sebagai benteng moral bagi generasi muda.

“Para huffadz adalah garda terdepan dalam mewujudkan tema ‘Santri Berdaya, Menjaga Martabat Kemanusiaan’ dengan cahaya Al-Qur’an,” tegasnya.

Menurutnya, para penghafal Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi pemimpin masa depan yang berakhlak mulia dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat.

Panitia peringatan Hari Santri Nasional (HSN) sekaligus Jam’iyah Qurroatul Huffadz Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

Di akhir acara, panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah, para donatur, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Panitia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan acara.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini diharapkan menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meneguhkan komitmen pengabdian santri untuk agama, nusa, dan bangsa. (*)

KOMENTAR SEDULUR ISK :