Kudus, isknews.com – Pengajian Ahad Pagi Awal Bulan (APAB) kembali dilaksanakan setelah libur selama bulan ramadhan, Idul Fitri dan lebaran ketupat. Terlihat ratusan jama’ah dari berbagai penjuru daerah di Kudus dan sekitarnya memadati area serambi Masjid Agung Kudus pada Ahad,(9/7/2017) pagi jam 06.00 sampai 08.00 WIB.
Dalam pengajian kali ini, diasuh oleh KH.Riza Aftoni dari Demak, dalam ceramahnya beliau mengajak para hadirin untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, karena pada dasarnya syawal adalah bulan peningkatan, dimana umat islam setelah menjalankan ibadah puasa dibulan “tarbiyah” Ramadhan, dimana pribadi umat islam tidak hanya dididik dengan puasa, namun ibadah lainnya seperti sholat malam tarawih witir, tahajud, tasbih, tadarus Alqur’an dan lain sebagaianya.
Sebagai manusia biasa, terkadang memang hal yang wajar jika kita memiliki perasaan kesal, dengki, sombong, dan prasangka buruk atau sifat tidak terpuji lainnya. Namun meski merupakan hal yang wajar, bukan berarti kita membiarkan saja hati kita dikuasai perasaan yang tidak baik ini.
Oleh sebab itulah, Beliau memberikan tips, 6 cara membersihkan hati dan pikiran yang kotor, diantaranya umat islam dianjurkan Sholat Malam atau Qiyamullail, kedua dengan Membaca Al-Qur’an, ketiga dengan Dzikir, keempat dengan Bertawakal Kepada Allah SWT, kelima dengan Bersabar Terhadap Perkataan Orang, keenam dengan Hijrah dari peebuatan dosa menuju peebuatan yang dianjurkan Allah debgan cara yang baik.
Salah satu pengurus Masjid Agung Kudus, Zakkiy kepada isknews.com mengatakan, Pengajian kali ini juga sekaligus diadakan halal bihalal dengan ber musyafahah atau salam-salaman. Turut hadir waktu itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kudus, Drs. H. Noor Badi, M.M dan segenap pengurus Masjid Agung Kudus.
Dikatakan Zakkiy, sebenarnya agenda pada halal bihalal pengajian ahad pagi awal bulan hari ini mengundang Qiro’ah “TRIO KANTATA” (Kanza, Syatta Dan Binta Pildacil) putri dari Muhammad Hilmy Jenang Mubarokfood, namun pada malam Ahadnya, pengurus diberitahu Hilmy jika ada Trio Kantata tidak jadi tampil ahad pagi, karena salah satu dari personilnya “Binta” ada Lomba Tingkat Pramuka IV mewakili Kudus ke tingkat propinsi di Semarang dan harus persiapan pada malam harinya. “Itupun dari Muhammad Hilmy, tidak disengaja membatalkan, karena pemberitahuan lomba dari Kwarcab Kudus juga mendadak pada malam harinya,” jelas Zakkiy
“Untuk itu, dirinya mewakili pengurus Masjid Agung Kudus meminta maaf atas ketidak hadiran yang sebelumnya telah di beritahukan dimedia ini,” pungkasnya (AJ)








