Kodim 0722/Kudus Ajak Petani Percepat Masa Tanam Padi

oleh
Dandim 0722/Kudus bersama para petani di Undaan Lor melakukan tanam padi bersama untuk MT II. (Mukhlisin/ISKNEWS.COM)

 

Kudus, ISKNEWS.COM – Kodim 0722/Kudus mengajak petani di Undaan Lor mempercepat masa tanam padi pada MT II. Langkah itu ditunjukkan dengan kegiatan menanam padi di lahan milik Gasun, anggota Poktan Kedung Rejo 2 yang berada di Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Rabu (25-04-2018).

Dandim 0722/Kudus Letkol (Inf) Sentot Dwi Purnomo mengatakan, pihaknya mengajak para petani mempercepat masa tanam karena di lokasi tersebut masa tanamnya sudah mundur terlalu jauh dari jadwal yang seharusnya.

Hal itu dikarenakan karena beberapa hal. Salah satunya faktor alam yakni genangan air yang tak kunjung surut dari areal persawahan para petani di Undaan Lor.

TRENDING :  Kementrian Pertanian RI Hadiri Gebyar Upaya Khusus Sapi Bunting

“Di areal sini merupakan sawah irigasi. Ketika musim kemarau pasokan air tidak jadi maslaah, tetapi kalau musim penghujan justru air sulit keluar karena cekungan,” ujarnya.

Karena itu, lanjutnya, pihaknya mendorong para petani melakukan percepatan tanam di lahan yang telah produktif tersebut. Harapannya para petani dapat mendapat hasil panen yang lebih baik.

 

Dalam kegiatan ini pihaknya menggandeng Kementerian Pertanian (Kementan) untuk membantu mencarikan solusi terkait permasalahan yang ada. Turut hadir dalam kegiatan itu Ditjen Holtikultura Kementan Samsuardi, Kepala Desa Undaan Lor dan jajaran Muspika Kecamatan Undaan.

TRENDING :  Petani Payaman Mulai Tanam Melon

Mereka bersama melakukan penamanan di lahan milik Gasun. Bibit padi yang ditanam kali ini merupakan jenis Ciherang dengan menggunakan sistem tanam jajar legowo.

Samsuardi menyampaikan, prinsipnya Kementan bergerak bersama TNI untuk membantu memberdayakan petani. Dikatakannya, di Kudus luas lahan pertanian mencapai 6 ribu hektare sementara penyerapannya baru 2.700 hektare saja.

TRENDING :  Diduga Akibat Alih Fungsi Luas Lahan Pertanian Di Kudus Makin Menyusut

Sementara di Kecamatan Undaan yang memiliki luas lahan hampir 4 ribu hektare saat ini yang sudah melakukan tanam pada MT II baru 85 persen. “15 persennya masih belum melakukan tanam akibat tergenang air,” bebernya.

 

Samsuardi menambahkan, dia ditugaskan di Undaan selama 15 hari untuk membantu para petani yang kesusahan dalam melakukan tanam MT II. “Jika memang didapati ada masalah seperti lahan tergenang, maka itu menjadi tugas kami untuk mencari solusi,” pungkasnya. (MK/YM)

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :