Kominfo Grobogan Paksakan Press Tour di Tengah Efisiensi Anggaran

oleh -118 Dilihat
oleh

Grobogan, isknews.com – Diskominfo Grobogan nekat tetap menggelar press tour di tengah efisiensi anggaran Kamis, (27/02/2025).

Dalam acara ini, peserta tour mengunjungi Museum Nasional dan Sungai Cisadane Bogor.

Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Grobogan Saiful Anwar menyatakan kegiatan seremonial tersebut tidak mendesak, tidak penting, dan terkesan hanya buang-buang anggaran.

Undangan Diskominfo (Foto: tangkapan layar)

Terlebih, pemerintah sedang menggalakkan efisiensi anggaran menyusul perintah Presiden Prabowo Subianto. Seharusnya, kegiatan seremonial itu bisa dihapus saja.

“Anggaran yang dibutuhkan tentu tidak kecil untuk menggelar acara ini. Jadi seharusnya ditiadakan atau dibatalkan tidak masalah,” katanya.

Saiful kemudian juga pmenyoroti Kominfo yang terkesan tidak mengerti dunia kewartawanan. Sebab, diduga banyak di antara personel media yang terdata, merupakan mereka yang tidak kompeten sebagai wartawan.

“Coba, ada berapa media yang diduga wartawannya tidak kompeten, tidak terverifikasi Dewan Pers secara faktual yang terdata di Diskominfo Grobogan? Banyak sekali,” imbuhnya.

Dia mengaku kecewa dengan kepemimpinan Diskominfo saat ini. Padahal, dengan latar belakang protokol komunikasi pimpinan (prokompim) Setda Grobogan, dia berharap ada perubahan besar di Diskominfo.

“Dulu saat pergantian kepemimpinan Diskominfo, kami punya harapan besar ada perubahan. Ternyata sama saja, tidak mengerti dan tidak memahami dunia kewartawanan,” imbuhnya.

Dia juga menyinggung soal iklan yang diduga hanya diberikan pada media yang bersedia memberikan cashback besar. Menurutnya, hal itu menjadi pembicaraan yang hangat di kalangan wartawan.

“Isu soal cashback ini terus dibicarakan. Kabarnya kalau tidak mau memberi cashback besar tidak akan diberi iklan. Itu isu yang terus hangat,” tambahnya.

Sampai berita ini tayang, Kepala Diskominfo Grobogan Muzdakhir Walad tidak menjawab saat diklarifikasi via telepon soal efisiensi anggaran itu.

KOMENTAR SEDULUR ISK :
oleh