9 Kepala Desa di Brati Sepakati Perbaikan Dua Jembatan Penyebab Banjir dalam Musrenbang RKPD

oleh -576 Dilihat
H. Musapak, anggota DPRD Kabupaten Grobogan dari Fraksi PDI Perjuangan, menyampaikan sambutan dalam kegiatan Musrenbang RKPD Kecamatan Brati, Selasa (10/02/2026). (Angky/isknews.com)

Grobogan, isknews.com – Sembilan Kepala Desa di Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, menyepakati pengajuan perbaikan dua jembatan yang selama ini menjadi penyebab banjir. Kesepakatan tersebut muncul dalam gelaran Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD, Selasa (10/02/2026).

Musrenbang RKPD Kecamatan Brati berlangsung di Aula Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan. Kegiatan tahunan ini dihadiri anggota DPRD Kabupaten Grobogan, yaitu H. Musapak dan Magdalena Selvi dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Misbah dari Fraksi PPP, unsur Forkopimcam Brati, serta tokoh masyarakat setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Brati, Suprapti, membuka kegiatan dengan memimpin pembacaan doa dan menyampaikan sambutan. Para kepala desa kemudian menyampaikan aspirasi pembangunan kepada anggota DPRD terkait usulan anggaran APBD Kabupaten Grobogan Tahun 2027.

Kepala Desa Karangsari, Suhartini, secara tegas menyampaikan usulan perbaikan sejumlah jembatan yang dinilai menjadi pemicu banjir di wilayah Brati. Menurutnya, posisi jembatan yang lebih rendah dari permukaan sungai menyebabkan aliran air tersumbat saat hujan deras. Kondisi tersebut memicu banjir di permukiman warga dan area persawahan serta menyebabkan petani mengalami gagal panen selama bertahun-tahun.

Sebanyak sembilan kepala desa, yaitu Desa Karangsari, Temon, Menduran, Kronggen, Katekan, Tegalsumur, Tirem, Lemahputih, dan Jangkungharjo, sepakat mengajukan permohonan perbaikan dua jembatan prioritas. Kedua jembatan tersebut berada di Dusun Satreyan, Desa Kronggen, dan Desa Lemahputih. Mereka berharap pemerintah daerah segera merealisasikan perbaikan melalui APBD Kabupaten Grobogan 2027.

Selain menyepakati usulan perbaikan jembatan, Musrenbang RKPD Kecamatan Brati juga menghasilkan 42 usulan kegiatan, yang meliputi program fisik maupun nonfisik dari sembilan desa di wilayah tersebut. (Angky/isknews.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.