Kopdes Merah Putih Kudus Mulai Diperkuat, AC Datang Lebih Dulu

oleh -5 Dilihat
Foto: istimewa

Kudus, isknews.com – Upaya penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Kudus mulai terlihat dengan datangnya fasilitas pendukung secara bertahap. Perlengkapan berupa AC menjadi yang pertama diterima, sebagai penunjang operasional gerai koperasi di desa.

Program ini merupakan bagian dari langkah pemerintah dalam mendorong kemandirian ekonomi desa melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Hingga kini, tercatat puluhan gerai KDMP telah dipersiapkan untuk beroperasi.

Komandan Kodim 0722/Kudus, Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, menyampaikan bahwa distribusi logistik baru dimulai dengan pengiriman AC dari pihak penyedia.

“Yang sudah kami terima saat ini baru AC pendingin dari PT Agrinas. Untuk perlengkapan lainnya masih dalam proses pengiriman,” ungkapnya.

Ia menambahkan, fasilitas tersebut akan segera disalurkan ke masing-masing gerai yang telah siap digunakan. Pengiriman dilakukan bertahap menyesuaikan kesiapan di lapangan.

Selain fasilitas bangunan, dukungan kendaraan operasional juga tengah dipersiapkan. Kendaraan seperti truk dan mobil pick up nantinya akan digunakan untuk memperlancar distribusi barang kebutuhan masyarakat desa.

“Untuk kendaraan operasional seperti pick up memang belum tiba, namun diperkirakan dalam waktu dekat akan segera dikirim ke Kudus,” jelasnya.

Setiap koperasi desa atau kelurahan Merah Putih direncanakan mendapatkan satu unit truk dan satu unit mobil pick up. Kendaraan tersebut diharapkan mampu mendukung sistem logistik desa agar lebih efektif.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kudus, Famny Dwi Arfana, menyebutkan bahwa pengembangan gerai KDMP masih terus berjalan. Saat ini sebagian gerai sudah beroperasi, sementara lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Ia menegaskan, pemerintah daerah menargetkan seluruh desa di Kudus memiliki satu koperasi sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Bagi desa yang belum memiliki lahan, alternatif pemanfaatan bangunan yang ada juga disiapkan.

“Pengurus koperasi di seluruh desa juga sudah dibentuk, termasuk ASN yang akan diperbantukan dalam pengelolaannya,” terangnya.

Selain itu, pihaknya masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait rekrutmen manajer koperasi desa yang direncanakan menjadi bagian dari BUMN.

“Kami masih menunggu teknis dari pusat terkait rekrutmen tersebut,” pungkasnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :