Kudus Berangkatkan 1078 Calhaj Dalam 4 Kloter

oleh
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Su'udi saat memberikan arahan pada kegiatan manasik dan pemantapan kloter di hotel @Hom (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Sebanyak 1.078 jamaah haji asal Kabupaten Kudus akan berangkat tahun ini. Kementerian Agama (Kemenag) membagi jamaah tersebut dalam empat kloter, yaitu kloter 64, kloter 65, kloter 66, dan kloter 67.

Kepala kemenag Kudus Noor Badi melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Su’udi menyampaikan, kloter-kloter keberangkatan ini, dua di antaranya kloter utuh dan dua kloter gabungan dengan kabupaten lain.

”Rinciannya, kloter 64 berjumlah 238 orang bergabung dengan jamaah dari Kabupaten Jepara, kemudian kloter 65 sebanyak 355 orang dari Kudus, kloter 66 juga berjumlah 355 orang, dan kloter 67 juga berjumlah 130 orang bergabung dengan Banyumas,” jelasnya di sela-kegiatan manasik dan pemantapan kloter di hotel @Hom, Selasa (02/07/2019).

TRENDING :  Dana BOS Rp57,1 Miliar Untuk Madrasah di Kudus Sudah Cair

Suudi menyampaikan, semua calon jamaah haji Kudus agar mengikuti semua rangkaian haji, termasuk manasik yang sudah dimulai. Dalam manasik juga disampaikan berbagai macam informasi mengenai aktivitas ibadah haji di Tanah Suci.

”Kali ini sudah berjalan manasik untuk masing-masing kecamatan dan pemantapan kloter,” terangnya.

Sesuai jadwal dari Kemenag pusat, calon jamaah haji kloter 64 akan masuk asrama pada tanggal 24 juli dan berangkat 25 Juli. Perkiraan tiba di Indonesi akembali pada 6 September. Adapun jamaah haji kloter 65 akan masuk asrama pada tanggal 25 juli dan berangkat 26 Juli. Perkiraan tiba di Indonesi akembali pada 6 September.

TRENDING :  Mulai Marak Penggunaan Besek Untuk Wadah Daging Kurban Gantikan Kantong Kresek

Jamaah haji kloter 66 juga akan masuk asrama pada tanggal 25 juli dan berangkat 26 Juli. Perkiraan tiba di Indonesi akembali pada 6 September. Adapun jamaah haji kloter 67 akan masuk asrama pada tanggal 25 juli dan berangkat 26 Juli. Perkiraan tiba di Indonesi akembali pada 7 September.

TRENDING :  Profesional Penuh Kasih Komitmen Setengah Abad RS Mardi Rahayu

”Jadwal ini masih mungkin berubah, tetapi untuk informasi sementar kami sampaikan sesuai jadwal,” terangnya.

Pada pemantapan kemarin, Noor Badi berpesan agar jamaah haji memahami detai pelaksanaan ibadah haji. Selain itu, kondisi kesehatan juga perlu dijaga selama berada di Tanah Suci.

”Pada kegiatan ini disampaikan, detail kondisi cuaca di Tanah Suci seperti apa, kemudian obat-obat apa yang bisa dikonsumsi dan informasi lengkap lainnya,” tuturnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :