Kudus, isknews.com – Dua CJH (calon jemaah haji) asal Kabupaten Kudus dilaporkan meninggal dunia sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Untuk memastikan kuota tetap terpenuhi, panitia langsung menyiapkan jemaah pengganti dari daftar cadangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kudus, Masruroh, menyampaikan bahwa kedua calon jemaah yang wafat tersebut berasal dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Sukur dan Arrahman.
Ia menjelaskan, proses penggantian telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Jemaah cadangan yang memenuhi syarat langsung dipanggil untuk menggantikan posisi yang kosong.
“Sudah dilaporkan dan diganti cadangan yang kemudian naik, sehingga jumlah jemaah yang berangkat tetap terpenuhi,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Sementara itu, jadwal keberangkatan jemaah calon haji tahun 1447 H/2026 M telah resmi ditetapkan. Informasi tersebut menjadi pedoman penting bagi seluruh jemaah dalam mempersiapkan diri sebelum diberangkatkan.
Dari data yang ada, total sebanyak 1.199 calon jemaah haji asal Kudus akan diberangkatkan secara bertahap melalui lima kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 40 hingga Kloter 44.
Kloter 40 menjadi rombongan pertama yang akan diberangkatkan menuju Embarkasi Solo di Asrama Haji Donohudan pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 08.00 WIB, dengan jumlah 38 jemaah.
Selanjutnya, Kloter 41 dan Kloter 42 yang masing-masing berisi 356 jemaah dijadwalkan berangkat pada hari yang sama, masing-masing pukul 10.00 WIB dan 13.00 WIB.
Untuk Kloter 43 dengan jumlah 354 jemaah akan diberangkatkan pada Selasa, 5 Mei 2026 pukul 00.15 WIB. Sementara Kloter 44 yang terdiri dari 106 jemaah dijadwalkan berangkat pada Rabu, 6 Mei 2026 pada waktu yang sama.
Sekretaris Panitia Pendamping Pemberangkatan dan Pemulangan Haji JHK/IPHI Kabupaten Kudus, Alex Fahmi, menyampaikan bahwa seluruh persiapan teknis telah dilakukan secara menyeluruh.
Ia menambahkan, kegiatan manasik haji akan digelar secara serentak pada 21 hingga 23 April 2026 sebagai bagian dari pembekalan bagi para jemaah.
Alex juga mengingatkan seluruh calon jemaah agar mematuhi jadwal yang telah ditentukan, baik saat pengumpulan koper maupun pada saat keberangkatan menuju embarkasi.
“Kami mengimbau seluruh jemaah untuk disiplin waktu agar proses pemberangkatan dapat berjalan lancar,” pungkasnya. (AS/YM)






