Kudus, isknews.com – Saat mengunjungi Kelurahan Wergu Kulon, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meminta seluruh jajaran aparatur pemerintah tetap menjaga layanan publik yang responsif dan berkualitas, meskipun dihadapkan pada keterbatasan sumber daya manusia. Pesan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja, Rabu (17/12/2025), sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melayani kebutuhan masyarakat.
Bupati Sam’ani menekankan pentingnya menanamkan semangat kerja dan kedisiplinan aparatur, mulai dari tingkat perangkat daerah hingga kelurahan. Ia mengingatkan agar budaya Senyum Simpang Tujuh terus diterapkan sebagai cerminan pelayanan yang ramah, cepat, dan berorientasi pada kepentingan warga.
Menurutnya, keterbatasan personel tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan mutu layanan publik. Justru kondisi tersebut harus diimbangi dengan kerja yang lebih efektif, komunikasi yang baik, serta kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.
Selain soal pelayanan publik, Bupati juga menyoroti penanganan sampah yang membutuhkan peran aktif warga. Ia mendorong kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah sejak dari rumah tangga, sehingga permasalahan lingkungan dapat ditangani secara berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sam’ani turut mendorong penguatan Koperasi Desa Merah Putih sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat. Koperasi diharapkan menjadi wadah produktif yang dikelola secara transparan dan profesional guna mendorong kesejahteraan warga.
Terkait program pembangunan daerah, Bupati menegaskan bahwa pemerintah tetap berupaya menjalankan agenda prioritas meskipun berada di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi agar setiap program dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata.
“Dengan kedisiplinan aparatur dan dukungan masyarakat, layanan publik harus tetap responsif dan pembangunan daerah bisa terus berjalan,” tutupnya. (AS/YM)







