Kurma Khalas hingga Sukari, Donasi 1,5 Ton Ramaikan Ramadan di Masjid Menara Iman

oleh -1090 Dilihat
Pimpinan Ma’had Riyadhul Qur’an Kudus Musyafa’ bersama Ketua Panitia Kegiatan Ramadan Masjid Menara Iman Muhmamad Marsudi berfoto bersama tumpukan donasi kurma yang mencapai 1,5 ton untuk mendukung rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H. (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Beragam jenis kurma mulai dari khalas, sukari hingga tunis memenuhi gudang penyimpanan Masjid Menara Iman di Dukuh Krajan, Desa Bae, Kudus. Total donasi yang diterima panitia Ramadan tahun ini mencapai sekitar 1,5 ton, menjadikannya yang terbanyak sepanjang penyelenggaraan kegiatan Ramadan di masjid tersebut.

Ketua Panitia Kegiatan Ramadan, Muhammad Marsudi, mengungkapkan bahwa lonjakan donasi kurma ini berasal dari sejumlah dermawan, terutama dari Jakarta yang secara kolektif menggalang dana untuk kemudian dibelikan kurma dan dikirim langsung ke Kudus.

“Alhamdulillah, dari donatur Jakarta saja ada sekitar satu ton. Ditambah kiriman dari donatur dari Batang, totalnya kurang lebih 1,5 ton. Ini yang paling banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Menurut Muhammad, setiap Ramadan pihaknya memang rutin menerima bantuan kurma. Namun pada tahun ini jumlahnya meningkat signifikan, bahkan melampaui capaian tahun lalu yang belum menyentuh satu ton.

Ribuan kilogram kurma tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan selama bulan suci. Di antaranya untuk takjil buka puasa gratis bagi masyarakat umum dan santri, konsumsi jamaah tarawih, kebutuhan iktikaf 10 malam terakhir, hingga santunan anak yatim.

“Kurma ini akan kami distribusikan selama Ramadan, terutama untuk buka bersama gratis yang terbuka bagi masyarakat. Selain itu juga dibagikan ke sejumlah Masjid di Kudus,” jelasnya.

Selain program berbagi kurma, Masjid Menara Iman juga menggelar rangkaian kegiatan seperti salat tarawih berjamaah, kajian menjelang berbuka, serta penerimaan dan penyaluran zakat fitrah maupun zakat mal.

Diketahui, Tarawih di masjid ini dikenal memiliki ciri khas tersendiri, yakni 11 rakaat dengan bacaan satu halaman Al-Qur’an setiap rakaat. Meski durasinya lebih panjang dibandingkan sebagian masjid lain, antusiasme jamaah tetap tinggi, terlebih pada 10 malam terakhir Ramadan saat program iktikaf digelar.

Panitia berharap melimpahnya donasi kurma tahun ini membawa keberkahan bagi para donatur dan semakin meningkatkan semangat ibadah masyarakat.

“Semoga ini menjadi amal jariyah bagi para donatur dan menambah kekhusyukan jamaah dalam menjalani Ramadan,” pungkas Muhammad. (AS/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.