Langganan Banjir : Pemkab harus bicara bersama DPRD dan DPR-RI terkait solusi banjir di Kudus

oleh -385 Dilihat
Sekretaris DPD PAN Kudus Rochim Sutopo saat mengunjungi posko pengungsian Balai Desa Jati Wetan dan memberikan sejumlah bantuan sembako (foto: YM)

Kudus, isknews.com – Peta wilayah banjir di Kabupaten Kudus makin meluas, disejumlah wilayah langganan banjir kini sudah didirikan posko pengungsian. Diantaranya yakni Balai Desa Jati Wetan yang kini aulanya telah difungsikan sebagai penampungan pengungsi akibat banjir bagi warga di wilayah Kecamatan Jati yang terdampak banjir, seperti sujumlah dukuh wilayah desa Jati Wetan, desa Tanjungkarang dan Tanggulangin.

Prihatin akan hal tersebut Sekretaris DPD PAN Kudus Rochim Sutopo mendatangi tempat pengungsian Jati Wetan menyalami dan memberikan rasa simpati kepada warga pengungsi dan memberikan sejumlah bantuan berupa paket sembako yang diberikan melalui petugas jaga gabungan dari Desa, BPBD dan unsur TNI dan Polri.

Meski bantuan bersumber dari dana pribadi Rochim yang datang bersama timnya berharap bantuannya tersebut dapat bermanfaat bagi warga yang kini sedang ditimpa bencana banjir, Minggu (01/01/2023).

Menghadapi potensi bencana banjir yang menjadi langganan bagi sejumlah wilayah di Kudus termasuk beberapa dukuh di Jati Wetan, Tanggulangin sebagian wilayah Kaliwungu, mejobo dan Jekulo, ke depan pemerintah pemerintah kabupaten harus melakukan upaya yang lebih serius dengan Pemerintah pusat untuk menanggulangi permasalahan banjir di Kudus.

“Masa banjir kok langganan, kami tahu ini tidak akan bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah sendiri, karena melibatkan sejumlah aset pusat seperti sungai dan sejumlah wilayah teritorial kabupaten lain. Namun bupati Kudus, anggota DPRD Kudus, DPRD Provinsi dan DPR RI yang mewakili daerah pemilihan Kudus untuk bersama dan harus lebih intens dalam membicarakan solusi masalah banjir yang ada disini,” kata Rochim yang juga ketua komisi C DPRD Kudus.

Sementara terkait penampungan pengunsi terutama saat masa tanggap darurat, dirinya menilai kinerja tim gabungan baik dari Kecamatan, desa, BPBD dan para relawan lainnya sudah cukup bagus mencakup penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana.

“Hanya saja pemenuhan kebutuhan dasar dan perlindungan terhadap kelompok rentan agar dapat dilakukan secara optimal,” ungkap Rochim Sutopo.

Selain mengunjungi penampungan pengungsi di balai desa, Rochim dan tim pun meluncur menuju dukuh Kencing RT 04 RW 05 Desa Jati Kulon yang juga terdampak banjir, ditempat tersebut dia juga memberikan bantuan yang sama berupa sembako kepada para warga.

“Terimakasih untuk pak Rochim yang telah memberikan bantuan kepada warga, dulu memang pak rochim sudah mengupayakan pembuatan embung diwilayah sini, namun ternyata masih kurang optimal. Kami usul selaku warga agar pemerintah mengupayakan pintu air bagi dua aliran sungai yang ada di sebelah utara dan selatan jalan agar laju sirkulasi air lebih terkontrol secara optimal,” ujar R|usmanto tokoh warga setempat. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.