Lokasi Pascatambang Disulap Menjadi Hutan Produktif

oleh

LINTAS REMBANG, ISKNEWS.COM – Sejumlah perwakilan komunitas asal kota garam mengikuti kunjungan pengenalan industri hijau dan penanaman pohon di pabrik Semen Gresik di Tuban, Jum’at (28-12-2018). Komunitas tersebut diantaranya Green Enviroment Community (GEC), Forum Anak Desa Warunggunung, ISR, YVCI, Ikatan Mas Mbak Rembang (IMMR), IPNU, IPPNU, Forum UMKM, Aligator, PMMR, United Indo Rembang, Serikat Mural Rembang, SNC, Sinarmulya, TRKC King, Jemari, dan YPPI Kabupaten Rembang.

Kegiatan yang digelar oleh PT. Semen Gresik Rembang itu dimaksudkan untuk mengenalkan progam reklamasi pascatambang yang ramah lingkungan dan juga bermanfaat untuk warga sekitar pabrik. Terbukti sekitar 200 hektar lebih lahan bekas tambang PT Semen Gresik Pabrik Tuban disulap menjadi hutan produktif.

Manajer Reklamasi Tambang PT Semen Gresik Pabrik Tuban, Eko Purnomo mengatakan proses reklamasi area bekas tambang PT Semen Gresik Pabrik Tuban sudah dimulai sejak delapan tahun lalu. Dan hasilnya, saat ini lahan reklamasi itu sudah menjadi hutan produktif berisi 43 ribu pohon dari berbagai jenis. Mulai dari pohon jati, mahoni, trembesi, johar, kayu putih, kelengkeng, mangga hingga sukun.

TRENDING :  Deteksi Dini Ampuh Turunkan Risiko Kanker

“Dulu berdasar rona awal, kawasan ini tidak ada hutan tapi sekarang justru kita hutankan. Jadi selain bermanfaat untuk lingkungan juga masyarakat sekitar,” kata Eko Purnomo

Selain itu, di sela-sela pepohonan itu oleh warga setempat dimanfaatkan untuk ditanami palawija, lombok, kacang, jagung dan lain sebagainya. Warga memanfaatkan lahan itu secara gratis dan keuntungan dari pengelolaan lahan milik Semen Gresik itu sepenuhnya untuk para petani tersebut.

Alhasil dengan konsep reklamasi area bekas tambang yang dikerjakan Eko Purnomo dan timnya di Semen Gresik Pabrik Tuban baru saja mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Yakni berupa Penghargaan Aditama (Gold) Pengelolaan Lingkungan Pertambangan ESDM tahun 2018.

TRENDING :  Jumlah Guru di Rembang Didominasi GTT

Eko menambahkan, terdapat juga kawasan Arboretum Bukit Daun dan hutan produktif yang kini menjadi destinasi wisata baru di Tuban. Berbagai kalangan terlebih pelajar usia dini menjadikan kawasan bekas tambang itu sebagai wahana edukasi pendidikan.

“Intinya kita ingin perusahaan ini bermanfaat untuk berbagai elemen masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Humas Semen Gresik Pabrik Rembang Sugianto memastikan konsep penambangan dan aktivitas pascatambang di Tuban juga diterapkan di Rembang. Oleh karena itu, warga Rembang tak perlu khawatir karena aktivitas Semen Gresik Pabrik Rembang juga ramah lingkungan dan bermanfaat untuk masyarakat.

“Tuban adalah the future Rembang. Jadi apa yang dikerjakan di Tuban juga diterapkan di Rembang,” tandasnya.

TRENDING :  Danramil Wonosalam Serahkan Bantuan Jamban Kepada Warga Miskin

Konsep pengelolaan area bekas tambang dan CSR di Pabrik Tuban ini diapresiasi beragam komunitas asal Rembang.

Salah satu Ketua komunitas binaan PT. Semen Gresik Rembang Yamaha Vixion Club Indonesia Chapter Rembang (YVC-I), Ghery mengatakan takjub dengan konsep yang diusung Semen Gresik. Sebab ternyata aktivitas penambangan dan reklamasi yang dilakukan tak seperti informasi yang beredar di masyarakat.

“Selain ramah lingkungan ternyata aktivitas penambangan dan pengelolaan area bekas tambang itu juga bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Bahkan banyak lahan produktif milik Semen Gresik yang dapat diolah dan dimanfaatkan secara cuma-cuma oleh warga. Saya sangat mendukung program seperti itu juga diterapkan di Rembang, ” pungkasnya. (RTW/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :