LWF Kudus 2025, Ajang Silaturahmi Penulis, Budayawan, dan Pegiat Seni

oleh -570 Dilihat
Sua

Kudus, isknews.com – Lesbumi Writers Festival (LWF) 2025 yang digelar Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PCNU Kudus menjadi ruang silaturahmi bagi penulis, budayawan, akademisi, hingga pegiat seni. Ajang ini berlangsung di Kompleks Museum Purbakala Patiayam, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kudus, pada Minggu (28/9).

Ketua Lesbumi PCNU Kudus, Abu Hasan Asy’ari, mengatakan LWF tidak hanya menjadi wadah literasi, melainkan juga refleksi tentang peran sastra dalam peradaban. Menurutnya, sastra mampu merawat masa lalu sekaligus menghubungkan dengan dinamika kebudayaan hari ini.

“Menulis bukan hanya soal masa kini, tetapi juga merawat masa lalu untuk masa depan,” ungkap Abu.

Festival bertema “Sastra Purbakala” itu diisi dengan beragam kegiatan, mulai dari lomba puisi, workshop kepenulisan, diskusi, peluncuran buku, lokakarya, orasi puisi, hingga penganugerahan tokoh sastra dan budayawan Kudus. Melalui agenda ini, Lesbumi berharap lahir regenerasi pegiat literasi dari kalangan muda.

“Festival ini memang dirancang supaya menjadi ruang pertemuan antara penulis, budayawan, akademisi, dan pegiat seni untuk mengulik sastra purbakala,” tambah Abu.

Koordinator Festival, Edi Purnomo, menuturkan LWF diharapkan bisa menjadi agenda rutin tahunan demi menghidupkan ekosistem sastra dan seni di Kudus. Pihaknya juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih memperhatikan kontribusi para tokoh sastra dan budayawan lokal.

“Kami harap Pemkab Kudus juga ikut memberi apresiasi terhadap para tokoh sastra dan budayawan yang sudah berkontribusi untuk Kudus,” ujarnya. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :