Pati, isknews.com (Lintas Pati) – Sebanyak delapan jabatan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Bumi Mina Tani, sementara ini diisi Pelaksana Tugas (Plt) untuk mengisi kekosongan kursi. Adapun Plt berfungsi untuk tetap memaksimalkan pelayanan publik, sembari menunggu pelantikan kepala selanjutnya.
“Sementara ini, kekosongan jabatan diisi Plt, dan untuk pengisian kepala dinas secara definitif masih dalam proses. Nantinya, untuk proses pengisian kepala OPD baru kami menggunakan panitia seleksi,” papar Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pati, Jumani, belum lama ini.
Regulasi proses seleksi, lanjutnya, meliputi rekomendasi anggota Panitia Seleksi (Pansel) dari KSN, tes seleksi, pengumuman, dan tahapan lainnya. Nantinya, tes seleksi akan dilakukan oleh lima anggota pansel.

“Dua pejabat eksekutif dan tiga non eksekutif. Baik itu berasal dari akademisi, pemerintahan, hingga tokoh masyarakat yang berkompeten. Sedangkan, seleksi itu dapat diikuti oleh eselon II maupun eselon III,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Pati Haryanto mengatakan, sudah mengajukan permohonan pengisian jabatan OPD ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Untuk itu, sementara kekosongan jabatan diisi Plt.
“Kemungkinan jabatan Plt itu akan dilanjutkan sampai akhir tahun anggaran. Paling lambat awal 2018 mendatang sudah ada pengisian kekosongan jabatan kepala dinas,” bebernya.
Diketahui, OPD yang kini dijabat Plt yakni, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Ketahanan Pangan, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, dan DPUTR. (Wr)









