Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengajak kepada stakeholder pendidikan dan siswa untuk menghindari segala kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun ini. Disampaikan bupati, prestasi melalui ukuran akademik itu penting, tapi yang lebih penting adalah nilai moral dan integritas. Intinya bahwa, aspek kejujuran yang harus dikedepankan dalam UN. “Sama sekali, jangan sampai ada kecurangan dalam pelaksanaannya,” ujar bupati.
Melalui Disdikpora masing-masing sekolah sudah mensosialisasikan ini kepada orang tua siswa / wali murid. Agar menguatkan putra putrinya untuk terus rajin belajar. “Tidak ketinggalan, para orang tua juga mendoakan putra-putrinya untuk bisa mendapatkan kelancaran dalam mengerjakan untuk mencapai sebuah kesuksesan,” imbuhnya.
Kabid SMP Disdikpora Jepara, Mustaqim Umar mengaku mendukung upaya pemerintah untuk mencegah terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan UN, Disdikpora Jepara melakukan upaya melalui penandatanganan pakta integritas oleh kepala sekolah agar tidak ada kecurangan dalam pelaksanaan UN. “Untuk jenis ulangan UNBK soal tiap siswa berbeda, tapi untuk UNKP pakta integritas ini sangat penting agar kejujuran dan tidak ada kecurangan UN benar dikedepankan,” paparnya.
Selain itu, dari siswa yang mengikuti ujian nasional kertas dan pensil (UNKP), diharuskan menulis pakta integritas pada lembar jawaban UN berupa kalimat ”Saya Mengerjakan UN dengan jujur”. Selain itu, tidak ketinggalan peran pengawas untuk bekerja silang penuh untuk menjaga stabilitas UN agar dapat berjalan dengan jujur tanpa adanya kecurangan.
Ketua Dewan Pendidikan Jepara (DPJ) Nurul Aini mengaku siap mengawasi pelaksanaan UN, baik yang berupa UNBK maupun UNKP. Sebagai lembaga independent, DPJ berperan untuk memberikan pengawasan, advokasi khususnya dalam bidang pendidikan secara umum di Kabupaten Jepara. “Kami akan suport, semua kepentingan untuk pendidikan di Jepara, termasuk berkaitan dengan guru, pemetaan hingga pelaksanan UN,” paparnya.
Sesuai dengan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), tentang operasional standar penyelenggaraan ujian nasional tahun 2016/2017, UN tetap diselenggarakan serentak sesuai jenjang dan jenis sekolahnya. Untuk SMK mulai 3 s/d 6 April 2017. SMA/MA mulai 10 s/d 13 April 2017, Paket C mulai 15 s/d 23 April 2017, SMP/MTs mulai 2 s/d 8 Mei 2017. “Sedangkan paket B mulai tanggal 13 s/d 20 Mei 2017,” ujarnya.(ZA)










