KUDUS, isknews.com – Masjid Jami’ Darussalam Dukuh Madu, Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus menggelar kegiatan pengobatan gratis bagi masyarakat pada Ahad (1/2/2026). Kegiatan ini disambut antusias oleh warga setempat.
Pengobatan gratis tersebut berlangsung di Gedung Parkir dan Serbaguna Masjid Jami’ Darussalam. Kegiatan berjalan lancar berkat dukungan panitia masjid, FK Rismadasa (Forum Komunikasi Islam Remaja Masjid Jami’ Darussalam), tim medis dari Klinik Utama Medisindo Gebog, serta partisipasi aktif masyarakat sekitar.
Layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan dasar, seperti cek tekanan darah, gula darah, dan asam urat. Warga juga mendapatkan obat sesuai hasil pemeriksaan medis. Selain layanan kesehatan, panitia turut menyediakan potong rambut gratis serta pembagian sayuran untuk masyarakat.
Ketua Pengurus Masjid Jami’ Darussalam, Yasin, mengatakan kegiatan ini mendapat respons positif dari warga. Tingginya animo masyarakat menunjukkan bahwa layanan kesehatan gratis sangat dibutuhkan.
“Kegiatan pengobatan gratis seperti ini selama ini hanya ada di Dukuh Madu dan sangat dirasakan manfaatnya oleh warga. Masyarakat berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara rutin, minimal dua kali dalam setahun,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Akhris Syaifuddin Najib, menjelaskan bahwa kegiatan pengobatan gratis tersebut telah memasuki tahun kedua atau pelaksanaan keempat. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dana infak dari kaum muslimin dan muslimat.
“Alhamdulillah, pada pelaksanaan kali ini pengobatan gratis dapat dilakukan di Gedung Serbaguna Masjid Jami’ Darussalam. Ini menjadi pembeda dari pelaksanaan sebelumnya yang masih dilaksanakan di area masjid,” jelasnya.
Ia berharap masyarakat terus mendukung pembangunan Gedung Serbaguna Masjid Jami’ Darussalam Madu agar ke depan dapat dimanfaatkan lebih luas untuk kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Di sisi lain, Ketua Tim Medis, dr. Budi Santoso, menilai kegiatan pengobatan gratis ini penting sebagai upaya skrining kesehatan masyarakat. Melalui pemeriksaan dini, warga dapat mengetahui kondisi kesehatannya dan memperoleh tindak lanjut yang sesuai.











