Mawahib, Even “Mlaku-mlaku Bareng Santri” Sebagai Upaya Memupuk Kebhinekaan Dan Penegasan Kudus Adalah Kota Santri

oleh -1,259 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Even Hari Santri Nasional yang digelar tiap tanggal 22 Oktober, kemarin dirayakan secara besar-besaran di Alun-alun Simpangtujuh Kudus, Acara yang di mulai tepat  pukul 06.00 pagi dan diberi tajuk “Mlaku-mlaku Bareng Santri” diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kudus, yang melibatkan seluruh jajaran Badan Otonom yang ada di bawahnya, Minggu (13/11).

Mawahib, wakil ketua  GP Ansor Kabupaten Kudus , dalam kesempatan tersebut menyampaikan, Even hari santri ini dimaksudkan sebagai upaya memupuk Kebhinekaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, “acara ini juga untuk menunjukka kepada semua pihak bahwa Kabupaten Kudus adalah merupakan Kota santri, untuk itu kami tidak mentolerir adanya bentuk-bentuk kegiatan yang bernuansa kemaksiatan ada ddi Kudus,” katanya.

Mawahib yang juga anggota komisi D DPRD Kabupaten Kudus, menambahkan, “Hari ini puluhan ribu santri yang hadir pada kegiatan ini juga berupaya menyampaikan pesan-pesan perdamaian, melalui poster-poster yang dibawa oleh para peserta kirab di seluruh kontingen yang terlibat pada acara ini,” ujarnya.

Ditambahkan oleh pria yang juga dikabarkan akan maju sebagai Bakal Calon Bupati Kudus ini, “Kegiatan mlaku-mlaku bareng santri ini merupakan kegiatan yang sangat bagus dalam rngka meningkatkan kesadaran warga NU Kudus tentang pentingnya berolahraga, juga utk menjaga kondisi fisik tetap sehat, karena dengan sehat, santri akan memiliki akal fikiran yang sehat dan kuat jika tubuhnya juga sehat, melalui jalan sehat ini juga dimaksudkan meningkatkan kebersamaan antara para santri, ulama dan pemerintah daerah sehingga tetap terjalin tali silaturahmi yg baik demi membangun kekuatan bangsa. Santri Kudus harus tetap menjadi santri yg kekinian, yaitu santri yg bisa menjadi panutan santri diseluruh indonesia .

Acara yang juga dihadiri oleh Bupati Kudus,  Ketua MUI Kudus,  Jajaran SKPD Pemkab Kudus, Pengurus NU dan Banom NU se Kudus, warga NU Kudus, Pelajar MI, Madrasah Tsanawiah dan Madrasah Aliyah Kudus serta para simpatisan yang lain.

Acara mlaku-mlaku bareng santri di buka oleh Bupati Kudus dan dilanjutkan peserta melakukan jalan sehat dng rute Simpang 7 Kudus-Jalan A Yani-Tugu Identitas-Jalan Wachid Hasyim-Jalan Sunan Kudus-Simpang Tujuh.  Acara di selingi dengan Musik religi dan pementasan Tari Saman dari Jakarta dan diakhiri dengan pengundian doorprize bagi peserta jalan sehat. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :