Kudus, isknews.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kudus terus memperkuat akses siswa menuju perguruan tinggi melalui Mandaku Education Fair (MEF) 2026.
Kegiatan ini digelar selama dua hari, Jumat–Sabtu, 23–24 Januari 2026, sebagai bagian dari rangkaian program kokurikuler madrasah.
Opening ceremony MEF dibuka langsung oleh Kepala MAN 2 Kudus, Ali Musyafak. Dalam sambutannya, ia memberikan motivasi kepada para siswa, khususnya kelas XII, agar tidak ragu menargetkan perguruan tinggi favorit di tingkat nasional maupun internasional.
Ali Musyafak menegaskan, lulusan MAN 2 Kudus selama ini telah tersebar di berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia bahkan luar negeri.
Capaian tersebut, menurutnya, perlu terus diperkuat sebagai modal menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing global.
Rangkaian puncak MEF berlangsung pada hari kedua dengan menghadirkan puluhan hingga ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta.
Para mahasiswa tersebut merupakan alumni yang kembali ke almamater untuk berbagi pengalaman serta strategi menembus perguruan tinggi impian.
Sejumlah perguruan tinggi ternama turut ambil bagian dalam MEF 2026, di antaranya Institut Teknologi Bandung (ITB),
Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Padjadjaran (UNPAD), UIN Walisongo, Universitas Sultan Agung (UNISUL), serta perguruan tinggi lainnya.
Antusiasme pengunjung terlihat dari ramainya stan perguruan tinggi yang tidak hanya dikunjungi siswa MAN 2 Kudus, tetapi juga pelajar SMA, MA, dan SMK negeri maupun swasta di Kabupaten Kudus dan sekitarnya.
Melalui MEF, para peserta memperoleh informasi langsung mengenai pilihan program studi, jalur masuk perguruan tinggi, peluang beasiswa, prospek kerja, hingga tips dan strategi agar dapat diterima di kampus tujuan.
“Dengan terselenggaranya MEF ini, MAN 2 Kudus berharap dapat melahirkan lulusan yang lebih berkualitas, berdaya saing, serta siap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” ujar Ali Musyafak. (YM/YM)











