Mirip Sungguhan, RSUD Loekmono Hadi Gelar Simulasi Penanganan Pasien Suspect Corona Virus

oleh -374 kali dibaca

Kudus, isknews.com – Sejumlah pengunjung RSUD sempat kaget dan menjauh saat melihat mobil ambulans dengan sirine meraung-raung membawa seorang pasien teridentifikasi terjangkit virus Corona, yang dibawa menuju ke di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus, dengan menggunakan mobil ambulans khusus “Ambulans infeksius,” milik RSUD tersebut.

Mereka curiga pasien yang datang merupakan pasien khusus, melihat setibanya di IGD yang sudah disterilkan dari orang-orang dan pengunjung, pasien itu lansung dijemput dan ditangani dengan sigap oleh tiga orang petugas medis beratribut lengkap berpakaian dominan warna putih lengkap seperti baju astraunot untuk menjemput pasien tersebut.

Setelah pintu ambulans dibuka, tampak satu orang pasien teridentifikasi corona tergeletak dan tampak menggunakan masker lalu dengan hati-hati, tiga perawat tersebut pun menurunkan dan bergegas menuju ruang isolasi di utara IGD.

Pasien diduga terindikasi terjangkit Virus Corona saat di larikan menuju ruang instalasi khusus dalam simulasi di RSUD Loekmono Hadi Kudus (foto: YM)

Masuk di ruangan isolasi, dua bed khusus dan peralatan lengkap yang canggih pun nampak dari luar. Pasien yang dibawa tadi pun langsung dipindahkan di kasur pasien dan dipasang beberapa alat serta diberi perawatan intensif, Sabtu (01/02/2020).

Itu semua merupakan adegan simulasi yang diperagakan oleh para prtugas medis di RSUD Loekmono Hadi Kudus dalam latihan kesigapan mengantisipasi bila terdapat pasien suspect corona yang terjadi di Kudus dan sekitarnya.

Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus, Aziz Achyar menjelaskan, pakaian khusus layaknya astronot itu merupakan SOP khusus dalam menangani pasien terjangkit virus Corona, sarana yang disiapkan antara lain masker N95 karena dinilai mampu menyaring partikel halus. Juga alat pelindung diri (APD) yang meliputi penutup kepala, kacamata, pakaian khusus hingga sepatu boot.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo yang didampingi Isteri Mawar Hartopo dan Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus dr Aziz Achyar saat peresmian pembukaan ruang instalasi untuk menangani pasien suspect virus berbahaya (Foto: YM)

APD  dipakai petugas medis maupun keluarga pasien yang diduga terserang virus corona di ruang isolasi. Dengan demikian, potensi penularannya melalui udara dapat dihindari.

“Kudus harus siap menerima pasien suspect virus corona dari kabupaten diseputar Pantura Timur Jawa-Tengah, seperti Jepara, Pati, Rembang, Blora karena RSUD Kudus dianggap pernah berhasil mengatasi sejumlah pasien korban virus berbahaya lainnya seperti wabah virus corona SARS hingga MERS ,” tutur dia, Sabtu (01/02/2020).

Karena seperti diketahui, RSUD Kudus merupakan satu dari 10 rumah sakit di Jawa Tengah yang diminta melakukan langkah antisipatif tersebut oleh kementerian kesehatan RI.

“Sehingga ketika ada pasien di daerah sekitar yang terindikasi virus tersebut, bisa segera ditangani dan dikarantina,” kata dia.

Untuk sistematisnya sendiri, kata Aziz adalah dimulai ketika pasien yang terindikasi mulai dievakuasi ke ruang isolasi dan dilakukan pemeriksaan. Kemudian pascapemeriksaan akan didiagnosis oleh dokter pemeriksa pasien, dan kemudian dilakukan penindakan.

“RSUD sudah seratus persen siap, baik dari segi perawat dan peralatan, ada tiga dokter khusus yang menangani,” lanjutnya.

Ruang isolasi, lanjut Aziz, berada jauh dari tempat pasien penyakit lainnya, disetting bertekanan negatif. Di mana di dalamnya tidak terdapat pendingin ruang. Namun disiapkan kipas angin dan penyedot udara dalam ruang isolasi.

Sementara Pelaksana Tugas Bupati Kudus HM Hartopo yang sebelumnya meresmikan ruang isolasi tersebut mengharapkan jika ruangan isolasi pasien corona tidak pernah terpakai. Dalam artian tidak ada virus corona yang menyebar di Kabupaten Kudus.

“Semoga tidak ada yang menggunakan ruangan ini, dan Kudus bebas dari Corona,” terangnya usai melakukan pengguntingan pita meresmikan ruang instalasi tersebut. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.