Kudus, isknews.com – Suasana berbeda terasa saat memasuki gerbang SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus, Senin (14/7/2025). Bukan sekadar sambutan biasa, sekolah ini menyulap lingkungannya dengan dekorasi bertema antariksa untuk menyambut 84 siswa baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertajuk MASA BARUKU.
Puluhan siswa kelas satu tampak sempat diliputi rasa gugup saat pertama kali datang. Namun, ketegangan itu segera mencair begitu mereka melihat beragam ornamen benda langit yang menghiasi penjuru sekolah. Kehadiran para ustaz dan ustazah yang mengenakan kostum luar angkasa turut menambah semarak dan menghidupkan suasana penuh kehangatan.
Sama seperti satuan pendidikan lainnya, SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus memulai tahun ajaran baru 2025/2026 dengan kegiatan MPLS. Yang membuatnya istimewa, tema antariksa dipilih sebagai simbol semangat tinggi dalam meraih cita-cita, eksplorasi tanpa batas, dan semangat belajar yang tak pernah padam.
Acara pembukaan MASA BARUKU juga semakin spesial dengan kehadiran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kudus, Sulistyo Utomo, S.T., M.M. Ia hadir sebagai wali murid siswa kelas satu dan turut memberikan sambutan inspiratif.
“Kejar kecerdasan, miliki kebijaksanaan, dan terus berbakti kepada orang tua,” pesannya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kemajuan luar biasa SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus yang mampu menorehkan prestasi dari tingkat nasional hingga internasional.
Kepala sekolah Jamaluddin Kamal, S.Pd.I, M.Pd., dalam sambutannya menambahkan harapan agar peserta didik baru dapat tumbuh menjadi pribadi hebat dan menjadi generasi SEHATI — Santun, Empati, Humanis, berprestAsi, dan Tetap membumI.
Simbolisasi penyambutan dilakukan dengan penyematan tanda pengenal berbentuk mahkota bertema luar angkasa kepada dua siswa perwakilan. Mahkota ini bertuliskan nama masing-masing anak sebagai sarana saling mengenal, bukan bentuk perpeloncoan.
Selama sebulan penuh, para siswa baru akan dikenalkan pada rutinitas khas sekolah, seperti salat Duha, menghafal Al-Qur’an, muroja’ah, hingga bersedekah. Harapannya, MPLS ini tak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi pondasi kuat dalam menjalani enam tahun pendidikan dasar mereka di SD Muhammadiyah Birrul Walidain Kudus. (AS/YM)







