Kudus, ISKNEWS.COM – Notaris – Ikatan Pejabat Pembuat Akte Tanah (IPPAT) Pengda Kudus hari ini memberikan bantuan kepada pengungsi korban banjir di Balai Desa Jati Wetan, Kamis (22-2-2018).
Bantuan yang diberikan berupa makanan siap saji, seperti halnya roti, mie instan, susu dan sosis. Selain itu ada juga telur dan minyak goreng.
Notaris-PPAT Adhi Yulistianto yang didampingi Soegianto dan Sania Sri Marsini kepada isknews.com mengatakan, kegiatan bakti sosial ini sebagai bentuk solidaritas kami para notaris di Kabupaten Kudus dalam memberikan sedikit keringanan buat saudara kita yang baru tertimpa musibah.
Lanjutnya, “Begitu mendapatkan kabar, kami dari berbagai Notaris yang tergabung dalam INI-IPPAT Pengda Kudus langsung bergerak.”
Adhi yang mewakili rekan-rekan IPPAT, Lafita Katiri, Lindawati, Maria, Siti Muniroh, Riana, Sandi serta perwakilan notaris yang hadir memaparkan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk solidaritas kemanusian sesama anak bangsa. Selain itu, pihaknya akan terus menggalakkan kegiatan serupa kedepannya.
“Kami para Notaris bisa berkontribusi bagi kemanusiaan, kedepannya akan terus mengadakan kegiatan-kegiatan positif, sosial untuk membantu sesama, utamanya untuk yang membutuhkan,” bebernya.
Adhi yang saat itu didampingi Radot Sitompul, Ketua Ikatan Notaris Indonesia Pengda Kudus berharap, semoga bantuan ini bisa membuat mereka (para korban banjir, red) merasa diperhatikan, dan tidak merasa sendirian karena masih ada saudara yang mempunyai jiwa solidaritas tinggi.
Senada dengan Lilis Gunawan Ketua IPPAT Pengda Kudus. “Terdapat ratusan orang pengungsi dari beberapa tempat, di mana mereka hanya tidur beralaskan tikar, kondisinya sangat memprihatinkan,” tuturnya
Ia berharap semoga banjir ini tidak berlarut-larut dan mereka bisa kembali ke rumahnya sehingga bisa melanjutkan aktiftasnya sehari-hari.
Sementara itu, Kepala Desa Jati Wetan Kecamatan Jati Kudus Suyitno mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada Notaris-IPPAT Pengda Kudus. Karenanya sudah memberikam kepada warga kami yang sedang terkena musibah banjir.
Saat dikonfirmasi isknews.com, Jumlah pengungsi per Kamis (22-2-2018) sebanyak 41 Kepala Keluarga (KK) yakni 147 orang. Mereka kebanyakan dari dukuh tanggulangin, gendok, barisan, masih wilayah Jati Wetan. “Jumlah tersebut telah berkurang dari sebelumnya, dari 253 orang (kemarin) menjadi 147 orang pada hari ini,” ujarnya.
Pantauan isknews.com di lokasi, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus melalui petugas kesehatan dari berbagai Puskesmas telah digilir 24 jam, untuk siaga penuh di Balai Desa Jati Wetan.(AJ)






