Oknum Polisi Grobogan Salah Tangkap Viral di Medsos

oleh -137 Dilihat
oleh
Foto: tangkapan layar

Grobogan, isknews.com – Video Viral Oknum Polisi Salah Tangkap Orang Sabtu, (08/03/2025).

Beredar video berdurasi 29 detik memperlihatkan seorang oknum anggota kepolisian berpangkat Aipda dengan inisial I.R terlihat menangkap Kusyanto yang di duga sebagai pelaku pencurian pompa air.

Kusyanto (43) Th warga Dimoro Kecamatan Toroh Kabupaten Grobogan dalam video yang hanya diam tidak melakukan perlawanan setelah di tangkap petugas dengan dugaan pencuriaan Pompa air

Kronologi berawal Kusyanto sedang mencari bekicot di perbatasan desa Sobo Kecamatan Geyer Kabupaten Grobogan

Mendapati laporan warga seringnya kehilangan pompa air milik warga, Diwaktu bersamaan petugas yang sudah mengintai dari kejauhan seketika menangkap Kusyanto di area persawahan dekat Jembatan.

Terlihat dalam video, Kusyanto hanya diam dengan tangan terikat saat di introgasi oleh Oknum Aipda I.R sempat beberapa kali mendapat bogem mentah dan dengan nada keras dipaksa untuk mengakui perbuatan tersebut

Untuk menghindari amukan masa Aipda I.R membawa Kusyanto ke Polsek Geyer

Setelah menjalani beberapa pemeriksaan di Polsek Geyer petugas tidak menemukan barang bukti( pompa air) di dalam karung milik Kusyanto.

Petugas Polsek Geyer yang tidak memiliki cukup bukti akhirnya membebaskan Kusyanto.

Saat dihubungi awak media AKP Danang Esanto Kasie Humas Polres Grobogan membenarkan bahwa Aipda I.R merupakan anggota Polres Grobogan

Kasie Humas Polres Grobogan juga menjelaskan , “Tidak ada ditemukan pompa air di dalam karungnya, hanya bekicot dari sawah yang ada di karung Kusyanto”

Sebelumnya petugas Polsek Geyer sempat mengupayakan perdamaian antara Kusyanto dengan Aipda I.R seakan sia – sia,” belum juga minta maaf ke saya karena salah tangkap, malah sudah meninggalkan kantor polsek”ungkap Kusyanto.

Kusyanto menyesalkan perbuatan oknum polisi Aipda I.R yang sudah melakukan kekerasan tanpa adanya barang bukti sangat tidak adil.

” Akibat kejadian ini Saya malu keluar rumah dan trauma nama baik saya sudah jelek, saya harap Oknum polisi yang salah tangkap ini bisa mengembalikan nama baik saya seperti semula, kelak kedepannya saya bisa bekerja dengan aman dan nyaman”, harap Kusyanto.

KOMENTAR SEDULUR ISK :
oleh