Pamit Kerja Pukul 04.30 WIB, Noor Hidayah Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Tabrak Lari

oleh -87 Dilihat
Proses evakuasi korban meninggal dunia, Noor Hidayah (36), warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Sepeda angin berwarna biru milik Noor Hidayah (36), warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, ditemukan dalam kondisi rusak berat di dekat jenazahnya yang tergeletak di saluran irigasi tepi Jalan Kudus-Jepara, Kamis (15/10/2026) pagi. Polisi kini menyelidiki dugaan kecelakaan lalu lintas, termasuk kemungkinan korban menjadi korban tabrak lari.

Korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB di saluran irigasi tepat di depan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Sidorekso, Kecamatan Kaliwungu. Penyebab pasti kematian perempuan tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian.

Kapolsek Kaliwungu, AKP Deni Dwi Noviandi, membenarkan adanya penemuan jenazah perempuan tersebut. Petugas masih mendalami kronologi kejadian untuk memastikan penyebab kematian korban.

Sebelum kejadian, Noor Hidayah berpamitan kepada suaminya, Musyafak, sekitar pukul 04.30 WIB untuk berangkat bekerja di PT Djarum yang berada di Desa Sidorekso. Korban berangkat menggunakan sepeda angin berwarna biru.

Sekitar pukul 06.00 WIB, salah seorang saksi mengetahui informasi penemuan korban melalui media sosial Facebook. Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada suami korban dan saksi lainnya hingga mereka mendatangi lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, Musyafak mendapati perempuan yang ditemukan meninggal dunia itu merupakan istrinya. Ia kemudian memastikan identitas korban di tengah proses penanganan kejadian oleh petugas.

Di lokasi kejadian, polisi menemukan sepeda angin milik korban dalam kondisi rusak berat. Petugas juga menemukan sebuah dompet berisi uang tunai sekitar Rp100 ribu.

Kerusakan berat pada sepeda angin korban menjadi salah satu hal yang didalami dalam penyelidikan. Polisi menyelidiki kemungkinan Noor Hidayah mengalami kecelakaan lalu lintas, termasuk dugaan tabrak lari. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.

Penyelidikan dilakukan Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Kudus untuk mengungkap kronologi kejadian, termasuk kemungkinan keterlibatan kendaraan lain. Kondisi jalan yang relatif sepi pada pagi hari, minimnya penerangan, serta terbatasnya saksi yang mengetahui langsung kejadian menjadi kendala dalam pengungkapan kasus tersebut.

Penemuan jenazah itu menarik perhatian warga yang berdatangan ke lokasi. Kerumunan masyarakat yang menyaksikan proses penanganan kejadian sempat menyebabkan kemacetan panjang di ruas Jalan Kudus-Jepara.

Sekitar pukul 07.45 WIB, jenazah Noor Hidayah dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Kaliwungu menuju RSUD Kudus dengan didampingi suaminya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami penyebab kematian korban guna mengungkap secara pasti peristiwa yang merenggut nyawanya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.