PAN Kudus Gelar Rakerda, Konsentrasi Pembentukan 3000 Saksi Pemilu Tahap Dini

oleh -146 kali dibaca
Suasan Rapat Kerja Daerah (RAkerda) DPD PAN Kudus, Jumat 25/06/2022 (foto: YM)

Kudus, isknews.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat NAsional (PAN) Kabupaten Kudus menggelar Pendidikan Politik dalam format Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II DPD PAN Kudus di Rumah PAN Kudus. Raker menghadirkan sejumlah fungsionaris Partai ditingkat DPC, Pengurus harian serta dihadiri unsur pimpinan DPW PAN Jawa Tengah, Jayusman Arif.

Menurut ketua DPD PAN Kabupaten Kudus, Endang Kursistiyani, salah satu materi pada Raker kali ini adalah evaluasi program kerja partai, persiapan pembentukan saksi-saksi di TPS pada Pemilu mendatang, penjaringan kuota caleg perempuan dan strategi pemeliharaan daerah pemilihan yang selama ini dianggap sulit ditembus bagi partai berlambang matahari ini.

“Khusus mengenai pembentukan saksi-saksi, ini merupakan instruksi langsung dari DPP dan menjadi konsentrasi serius PAN. Pembentukan saksi-saksi harus lebih dini dilaksanakan, mengingat hasil evaluasi DPP keterpurukan perolehan suara PAN salah satunya adalah akibat lemahnya atau kurangnya saksi,” ujar Endang yang juga anggota DPRD Kudus ini, Jumat (25/06/2022).

Diungkapkannya, Jateng memang mendapat perhatian khusus dari DPP setelah pada Pemilu 2019 silam gagal meraih kursi di DPR RI, hanya enam kursi DPRD Jateng dan kursi DPRD Kabupaten yang semula 114 hanya tersisa 81.

Ketua DPD PAN Kudus, Endang Kursistiyani (Foto: YM)

Berkaca hal tersebut, PAN Kudus akan membentuk tim saksi sebanyak minimal jumlah eksisting Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilu periode lalu atau sekitar 3. 014 orang saksi.

“Saksi di TPS memiliki peran krusial. Itulah sebabnya sengaja kami siapkan dari jauh-jauh hari supaya cukup waktu pelatihan bagi mereka. Kita belajar dari hasil evaluasi tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, segala sesuatu disiapkan lebih dini. Jangan sampai waktu tinggal sebentar kita baru rekrut saksi,” imbuhnya.

Saat ini update tentang pembentukan saksi DPD PAN Kudus mengaku sudah mencapai 25% kesiapan pembentukan infrastruktur saksiuntuk Pemilu depan. Hal ini merupakan penurunan karena sebelumnya DPD PAN Kudus menjadi yang terbaik di antara DPD PAN se-Jawa Tengah.

“Kita sempat menjadi yang tertinggi dalam pembentukan saksi saat itu, karena waktu dipanggil berkoordinasi dengan Badan Saksi Nasional (BSN) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), kita input datanya nomor satu. Tentu saja langkah kita diapresasi, dan kita peroleh Laptop dan HP dari DPW,” terangnya.

Sekarang ini, sesuai update terbaru, posisi DPD PAN Kudus di urutan ke-3. Pertama, Banjarnegara sudah merekrut 1000 lebih saksi, Semarang kurang lebih 800. Sedangkan kita masih 750 atau 25%.

“Sebenarnya inputnya sudah mencapai 1000, tapi untuk upload itu membutuhkan waktu,” paparnya.

Dijelaskannya, mengingat para saksi adalah ibarat gerbang, maka rekrutmen saksi juga memiliki kriteria tertentu yakni usia, tingkat pendidikan dan memeiliki keluarga besar.

“Syarat saksi juga tidak mudah. Kepada mereka akan diberikan bekal pelatihan saksi yang diadakan oleh BSN secara online, sebagai upaya untuk melatih calon saksi yang berkompeten,’” katanya.

Endang berharap setiap hari ada progres. Dan sebelum akhir Juni pihaknya sudah bisa mengirimkan kembali update terbaru soal perkembangan pembentukan saksi ke DPW Jawa Tengah. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :