Pasar Kliwon Kembali Riuh, ASN Kudus Bawa Angin Segar bagi Pedagang Kecil

oleh -534 Dilihat
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris bercengkerama dengan salah satu penjual di pasar Kliwon Kudus, dalam rangka pelaksanaan perdana Gerakan ASN Belanja ke Pasar Tradisional. (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Suasana Pasar Kliwon Kudus tampak berbeda dari biasanya pada Jumat (24/10/2025).

Sejak pagi, deretan kios sayur, kelontong, dan kuliner tradisional ramai dikunjungi ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota TNI yang berbelanja bersama dalam rangka pelaksanaan perdana Gerakan ASN Belanja ke Pasar Tradisional.

Gerakan ini digagas oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus Endah Endayani Intakoris, dan didampingi Plh Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Djati Solechah.

Kegiatan ini akan dilaksanakan setiap Jumat pertama setiap bulan, sebagai upaya nyata menghidupkan kembali pasar tradisional di tengah maraknya tren belanja daring.

Bupati Sam’ani Intakoris mengatakan, gerakan ini menjadi bentuk kepedulian ASN terhadap ekonomi rakyat.

“Ini instruksi kami agar seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kudus ikut berbelanja di pasar tradisional. Dengan cara ini, pedagang kecil bisa kembali mendapatkan pembeli, dan ekonomi mereka kembali berputar,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar dijalankan di setiap instansi.

“Minimal belanja Rp50 ribu, tapi yang terpenting ASN hadir di pasar dan berinteraksi langsung dengan pedagang. Jenis barang yang dibeli bebas, sesuai kebutuhan masing-masing,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endah Endayani Intakoris menilai kegiatan ini memiliki makna sosial yang kuat.

“Kami ingin membangkitkan kembali suasana guyub di pasar, menghadirkan interaksi hangat antara pembeli dan pedagang. Saat pasar ramai, semangat ekonomi rakyat ikut hidup,” tuturnya.

Plh Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Djati Solechah saat bercengkerama bersama salah satu pedagang di pasar Kliwon Kudus. (Foto: YM)

Plh Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Djati Solechah, menambahkan bahwa gerakan ini akan terus dikawal agar menjadi budaya baru di lingkungan ASN.

“Kami akan menindaklanjuti dengan kegiatan pendukung seperti pameran dan pelatihan digitalisasi pasar, supaya pedagang tradisional bisa bersaing di era modern,” jelasnya.

Dari pantauan media, ratusan ASN dan anggota TNI tampak antusias berbelanja di sejumlah kios. Komoditas yang paling diminati adalah sayur-mayur, sembako, serta jajanan pasar khas Kudus.

Aktivitas jual beli yang hangat membuat suasana pasar kembali hidup dan penuh tawa.

Salah satu pedagang sayur, Siti Aminah (45), mengaku dagangannya laku lebih banyak dari biasanya.

“Alhamdulillah, hari ini ramai sekali. Banyak pegawai datang beli sayur, bumbu, dan lauk. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan, biar pasar nggak sepi lagi.” tandasnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :