PAW Tak Kunjung Diproses, Agus Wariono Kembali Layangkan Somasi Pimpinan DPRD Kudus

oleh -1,398 kali dibaca
Agus Wariono (kanan) dan kuasa hukumnya Amat Soleh SH, kembali layangkan somasi kepada pimpinan DPRD Kudus terkait proses PAW yang dinilai lamban, Selasa 27/09/2022 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Merasa kesal akibat haknya untuk menggantikan keanggotaan DPRD Kudus melalui PAW tak kunjung diproses. Agus Wariono atau yang juga akrab disapa dengan Agus Ceret kader Partai Gerindra Kudus melayangkan surat somasi kepada sekretaris DPRD Kudus.

Agus menganggap proses Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Nurhudi yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus dari Fraksi Partai Gerindra dengan dirinya tidak segera ditindaklanjuti oleh unsur pimpinan DPRD.

Seperti diketahui, sesuai dengan perjanjian yang disepakati di internal Partai Gerindra Kudus bahwa antara Nurhudi dan Agus Wariyono yang merupakan caleg dengan rangking perolehan suara berurutan dari Dapil Kudus 4, telah menandatangani kesepakatan untuk berbagi masa keanggotaan DPRD selama setengah periode.

Agus Wariono mengaku melalui kuasa hukumnya, pihaknya sudah kembali melayangkan surat somasi yang kedua kepada Pimpinan dan Sekertaris DPRD Kudus.

“Saya sudah memberikan surat kuasa kepada kuasa hukum saya, maka tindakan yang berkaitan dengan langkah-langkah hukum sesuai aturan yang akan diambil, saya serahkan kepada kuasa hukum saya. Semoga ini cepat selesai dan kami bisa mendapatkan hak kami,” ungkapnya, Selasa (27/09/2022).

Ditempat yang sama kuasa hukum Agus Wariono, Amat Soleh menjelaskan, gugatan PAW ini dilayangkan lantaran klienya dan Nurhudi sudah menandatangani surat perjanjian. Surat itu berisi mengenai kesepakatan bahwa kedua belah pihak akan membagi masa jabatan sebagai anggota DPRD Kudus masing-masing 2,5 tahun.

“Surat kesepakatan itu sudah ada pernyataan dan perjanjian melalui sidang di Majelis Kehormatan Partai. Selain itu, sebagai pedoman juga ada surat dari DPP Gerindra yang memerintahkan kepada DPC Gerindra untuk melakukan PAW ini,” terangnya.

Ia menyebutkan, pada tanggal 23 Februari 2022 lalu, DPP Partai Gerindra telah mengeluarkan surat dengan nomor 02-0219/A/DPP-Gerindra/2022 kepada DPC Partai Gerindra Kudus perihal PAW Nurhudi. Perintah PAW itu kemudian ditindaklanjuti DPC Partai Gerindra Kudus dengan membuat surat nomor: 041/A/DPC-Gerindra/KDS/IV/2022 yang ditujukkan kepada pimpinan DPRD pada tanggal 6 Agustus 2022.

“Pimpinan DPRD Kudus punya waktu tujuh hari untuk menindaklanjuti surat itu dengan membuat surat pemberitahuan laporan kepada Gubernur melalui Bupati agar PAW segera diproses. Namun, hingga masa waktu habis, tidak ada tindak lanjut apa-apa dari Pimpinan DPRD,” ucapnya.

Akibatnya, Soleh pun melayangkan somasi kepada Pimpinan DPRD Kudus per tanggal 15 Agustus. Surat somasi itu juga rupanya tidak digubris oleh Pimpinan DPRD. Pihaknya kemudian melayangkan, surat somasi kepada Sekertaris DPRD Kudus pada tanggal 26 September 2022 kemarin.

“Surat somasi yang dilayangkan itu berlaku tujuh hari. Ini sudah sesuai dengan Peraturan DPRD Kabupaten Kudus nomor 1 tahun 2018 tentang tata tertib DPRD Kabupaten Kudus pasal 142 ayat 3,” sebutnya.

Jika surat somasi kepada Sekertaris DPRD Kudus ini masih diabaikan, pihaknya akan melayangkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Kudus. Gugatan ini menuntut agar Pimpinan DPRD Kudus melakukan proses PAW dan pelantikan.

“Semestinya, DPRD Kudus menindaklanjuti surat KPU tersebut dengan mengirim surat ke Gubernur sebagai pengajuan pemberhentian Nurhudi dan pengusulan pengangkatan Agus Wariyono sebagai anggota DPRD Kudus. Namun pada kenyataannya, sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya. Kami akan melakukan gugatan terkait proses PAW Nurhudi ini agar Pimpinan DPRD melakukan proses perundang-undangan yang ada,” kata dia.

Dihubungi terpisah, Sekretaris DPRD Kudus, Djati Solechah saat dikonfirmasi membenarkan adanya surat somasi tersebut, menurutnya, pihaknya akan secepatnya membalas surat somasi tersebut ke pihak terkait.

“Belum diprosesnya PAW atas nama Nurhudi dengan Agus Wariyono, karena pihak Nurhudi kini tengah mengajukan gugatan ke PTUN sehingga proses PAW tertunda,” ungkapnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.