PB Djarum Anugerahkan Hall of Fame untuk Ahsan dan Vito, Apresiasi Perjuangan Sang Juara

oleh -397 Dilihat
Mohammad Ahsan, yang bergabung dengan PB Djarum sejak 2007 dan mengakhiri karier profesionalnya pada Januari 2025 serta Shesar Hiren Rustavito atau Vito skuad Thomas Cup Indonesia yang pernah meraih gelar juara pada 2020 dan 2021, serta menjadi runner-up pada 2022, resmi masuk dalam Hall of Fame PB Djarum, Selasa 9/9/2025 (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Dua pebulutangkis Indonesia, Mohammad Ahsan dan Shesar Hiren Rustavito, resmi masuk dalam Hall of Fame PB Djarum. Penganugerahan dilakukan dalam rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2025 di GOR Djarum Jati, Kudus, Jawa Tengah, Senin (8/9/2025).

Penghargaan tertinggi yang diberikan PB Djarum bersama Bakti Olahraga Djarum Foundation ini bukan hanya bentuk apresiasi atas prestasi dunia yang telah diraih keduanya, melainkan juga dorongan motivasi bagi ribuan peserta audisi yang tengah berjuang meniti karier bulutangkis mereka.

Mohammad Ahsan, yang bergabung dengan PB Djarum sejak 2007, mengakhiri karier profesionalnya pada Januari 2025 dengan catatan prestasi gemilang. Ia tiga kali menjadi juara dunia, menduduki ranking satu dunia bersama Hendra Setiawan, menjuarai All England 2019, serta mengantar Indonesia juara Thomas Cup 2020 dan 2021.

“Penghargaan ini adalah kehormatan luar biasa. Saya tidak akan bisa berdiri di sini tanpa tempaan, disiplin, dan kesempatan yang diberikan PB Djarum. Klub ini adalah rumah yang membentuk saya menjadi atlet dan pribadi seperti sekarang,” kata Ahsan dengan nada haru.

Sementara itu, Shesar Hiren Rustavito atau Vito juga tercatat sebagai bagian penting skuad Thomas Cup Indonesia. Ia ikut meraih gelar juara pada 2020 dan 2021, serta menjadi runner-up pada 2022. Bagi Vito, masuk ke Hall of Fame adalah mimpi yang akhirnya jadi kenyataan.

“Saya bangga dan terharu bisa menerima penghargaan ini bersama para legenda lainnya. Bagi para peserta audisi, manfaatkan kesempatan emas ini. Jangan takut gagal, tunjukkan semangat juang kalian di lapangan,” pesan Vito yang masih aktif berkompetisi.

Prosesi penganugerahan berlangsung meriah. Para peserta audisi memberikan standing ovation, sementara orang tua dan pelatih tampak terhanyut dalam suasana emosional. Usai acara, Ahsan dan Vito menyempatkan diri mengikuti sesi meet and greet, yang langsung diserbu ribuan peserta untuk meminta tanda tangan dan berfoto bersama.

Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, menegaskan bahwa penghargaan ini adalah bentuk penghormatan klub kepada atlet yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia. “Ahsan dan Vito adalah bukti nyata hasil pembinaan jangka panjang. Mereka kini menjadi role model bagi adik-adiknya,” ujarnya.

Hall of Fame PB Djarum memang memiliki kriteria ketat. Atlet baru bisa masuk jika berhasil meraih salah satu dari tujuh prestasi dunia, antara lain juara Olimpiade, juara dunia, juara All England, juara Thomas Cup, juara Uber Cup, juara Sudirman Cup, atau menempati ranking satu dunia.

Dengan capaian Ahsan dan Vito, daftar Hall of Fame PB Djarum semakin lengkap dengan deretan nama legenda yang sudah lebih dulu tercatat abadi. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen klub untuk menjaga warisan dan semangat juang para atlet.

Bagi Ahsan, penghargaan ini menjadi penutup manis perjalanannya sebagai atlet profesional. “Saya berharap kisah perjalanan saya bisa menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya,” ucapnya.

Sementara Vito mengaku akan menjadikan momen ini sebagai motivasi tambahan untuk terus berprestasi.

“Penghargaan ini bukan titik akhir, tapi titik semangat baru untuk berjuang lebih keras lagi,” tegasnya.

Kehadiran Ahsan dan Vito di Kudus sekaligus menghadirkan cerita emosional. Dari kota kecil inilah langkah mereka dimulai, hingga akhirnya menorehkan tinta emas di pentas bulutangkis dunia. Kini, nama keduanya resmi diabadikan dalam Hall of Fame PB Djarum, sejajar dengan legenda bulutangkis Indonesia lainnya.

Lebih dari sekadar penghargaan, penganugerahan ini menjadi pengingat bagi ribuan peserta Audisi Umum PB Djarum 2025: bahwa dengan disiplin, semangat juang, dan kerja keras, mimpi untuk menembus panggung dunia bukanlah hal yang mustahil. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.