Pentingnya Pemahaman Wawasan Kebangsaan Setiap Warga Negara, Terlebih Generasi Muda

oleh -264 kali dibaca
Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Bagi Pemuda yang diprakarsai Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kudus diselenggarakan di Saung Bambu Wulung, Ngembalrejo, Kudus, Senin (09-11-2020) tahun lalu.

Kudus, isknews.com – Untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), pengetahuan dan pemahaman tentang Wawasan Kebangsaan sangatlah penting bagi setiap warga Negara, terlebih generasi muda. Karena 20 tahun yang akan datang, di pundak-nya lah bangsa ini diemban.

Hal itu dikatakan Kepala Seksi Pembangunan Sumber Daya Pemuda pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Agus Subandi kepada isknews.com, Jumat (9/7/2021).

Dia mengatakan bahwa situasi dan suasana lingkungan yang terus berubah, sejalan dengan proses perkembangan kehidupan bangsa dari waktu ke waktu, menuntut semuanya untuk terus memahami serta mempedomani secara baik ajaran yang terkandung di dalam konsepsi wawasan kebangsaan.

“Hal ini akan menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan dari setiap warga bangsa tentang posisi dan peran masing masing di tengah-tengah masyarakat yang serba majemuk,” ungkap Agus.

Wawasan Kebangsaan merupakan suatu kesamaan cara pandang ke dalam dan ke luar dari suatu bangsa mengenai berbagai permasalahan dengan segala dimensinya yang jumlahnya tidak terhingga. Dan dalam pelaksanaannya, wawasan kebangsaan dan wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional.

Agus menambahkan, ada beberapa permasalahan terkini yang berpotensi merusak Wawasan Kebangsaan bagi pemuda, diantaranya adalah Paham Radikalisme, Aksi Terorisme, Sikap Intoleransi, Upaya Desintegrasi, Munculnya Separatisme dan Viralnya Informasi Hoax.

Tanpa adanya pemahaman Wawasan Kebangsaan bagi pemuda maka bangsa Indonesia kedepannya akan semakin kehilangan jati diri karena para pemuda mulai menurun rasa cinta tanah air, para pemuda mulai menurun rasa rela berkorban demi negara, menurunnya pemahaman terhadap Pancasila, Uud 1945, Sumpah Pemuda dan Bhinneka Tunggal Ika.

Karena itu, kepada para pemuda, Agus meminta untuk terus memperdalam wawasan Kebangsaannya terlebih lagi karena pengaruh globalsiasi dan informasi ini turut memberi dampak negatif terhadap Wawasan Kebangsaan pemuda Indonesia.

“Satu sisi pengaruh globalisasi dan informasi memberi pengaruh positif seperti mudahnya informasi serta mendorong timbulnya kesadaran pemerintah dan masyarakat untuk lebih maju sehingga bisa bersaing dibidang ekonomi dan teknologi dengan negara lain. Namun sisi negatif dari globalisasi dan informasi ini adalah banyak para pemuda kita yang menerima begitu saja semua informasi dan budaya yang datang tanpa dipilah mana yang bermanfaat dan mana yang merugikan dan bertentangan dengan nilai budaya indonesia.” Jelasnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :