Perkuat Budaya Literasi, Bupati Sam’ani Resmikan Gedung Perpustakaan Umum Kudus

oleh -154 Dilihat
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI Joko Santoso dan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Kudus Mutrikah meresmikan Gedung Layanan Perpustakaan Umum Kudus, disaksikan para tamu undangan, Kamis (29/1/2026). (Foto: Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, isknews.com – Upaya memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Kudus. Salah satunya melalui peresmian Gedung Layanan Perpustakaan Umum yang dilakukan langsung oleh Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Bunda Literasi Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris di Komplek Balai Jagong Kudus, Kamis (29/1/2026).

Peresmian gedung tersebut sekaligus dirangkai dengan pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan serta Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Kudus. Kehadiran fasilitas baru ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

Gedung layanan perpustakaan ini menyediakan sekitar 34 ribu judul buku dengan total 48 ribu eksemplar. Bangunan dirancang sebagai pusat informasi yang modern, ramah disabilitas, serta terbuka sebagai ruang publik yang nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

Lokasinya yang berada di kawasan pusat aktivitas warga diharapkan mampu meningkatkan akses terhadap bahan bacaan sekaligus mendorong tumbuhnya minat baca masyarakat dari berbagai kelompok usia.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan bahwa keberadaan perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang belajar dan bertukar gagasan. Menurutnya, literasi menjadi fondasi penting dalam pembangunan daerah.

Perpustakaan ini kami hadirkan agar masyarakat memiliki akses informasi yang merata. Lebbih dari itu, tempat ini bisa dimanfaatkan sebagai ruang diskusi, pengembangan inovasi, serta pembentukan karakter generasi masa depan,” ujar Sam’ani.

Ia juga mengapresiasi pengukuhan Bunda Literasi di tingkat kecamatan hingga desa dan kelurahan yang dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan budaya membaca dari lingkungan terdekat masyarakat.

Kami berharap Bunda Literasi bisa menjadi motor penggerak di lapangan, sehingga anak-anak tidak hanya sibuk dengan gawai, tetapi mulai membiasakan diri membaca dan belajar,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Joko Santoso, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendukung pengembangan literasi daerah melalui penguatan sarana dan prasarana perpustakaan.

Menurutnya, literasi yang kuat akan membentuk masyarakat yang adaptif, berpikir kritis, serta mampu bersaing di tengah perubahan zaman yang semakin cepat.

Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris mengungkapkan bahwa pada momentum tersebut telah dikukuhkan 9 Bunda Literasi Kecamatan, 123 Bunda Literasi Desa, dan 7 Bunda Literasi Kelurahan.

Ia menegaskan bahwa peran Bunda Literasi sangat penting dalam menumbuhkan kegemaran membaca, khususnya bagi anak-anak dan remaja sebagai generasi penerus bangsa.

Literasi bukan hanya soal buku, tetapi membangun cara berpikir, menumbuhkan kreativitas, serta mencetak generasi emas yang cerdas dan berwawasan luas,” jelas Endhah.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus, Mutrikah, menjelaskan bahwa pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Umum ini didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dari Perpustakaan Nasional RI serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus Tahun Anggaran 2025.

Gedung tersebut terdiri dari empat bangunan utama, meliputi ruang baca umum dan referensi, ruang multimedia dan pertemuan, ruang baca remaja, serta ruang baca anak yang seluruhnya dirancang untuk menunjang layanan literasi berkelanjutan.

Dengan hadirnya fasilitas baru ini serta penguatan peran Bunda Literasi hingga tingkat desa, Pemerintah Kabupaten Kudus berharap budaya literasi semakin mengakar dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :