Pernah Raih Emas, Candra Kembali Jadi Tumpuan Judo Kudus di Porprov

oleh -301 Dilihat
Latihan atlet judo Kudus untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. (Foto: Devy)

KUDUS, ISKNEWS.COM – Nama Candra kembali menjadi salah satu harapan besar kontingen Kabupaten Kudus untuk mendulang medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Judoka yang akan turun di kelas -100 kilogram putra itu memiliki catatan prestasi gemilang setelah sebelumnya sukses meraih emas.

Candra menjadi satu dari lima atlet yang dipersiapkan Pengurus Kabupaten (Pengkab) Judo Kudus untuk berlaga pada ajang olahraga tingkat Provinsi Jawa Tengah tersebut.

Ketua Pengkab Judo Kudus sekaligus pelatih, Suwono, mengatakan Candra memiliki peluang besar untuk kembali menyumbangkan medali emas. Optimisme itu bukan tanpa alasan, mengingat prestasi yang telah ditorehkan atlet tersebut dalam sejumlah kejuaraan.

Pada ajang Pra-Porprov, Candra berhasil meraih juara pertama. Sebelumnya, ia juga sukses mempersembahkan medali emas untuk Kudus pada gelaran Porprov tahun 2023.

“Candra kemarin juara satu di Pra-Porprov. Di Porprov 2023 juga dapat emas,” ujar Suwono, Selasa (8/9/2026).

Dengan modal pengalaman dan prestasi tersebut, Candra kini kembali diproyeksikan menjadi tumpuan utama Judo Kudus untuk merealisasikan target medali emas pada Porprov Jateng 2026.

Secara keseluruhan, Pengkab Judo Kudus memastikan lima atlet akan menjadi wakil Kudus. Mereka terdiri atas dua atlet putri dan tiga atlet putra yang akan bertanding di sejumlah kelas berbeda.

Untuk sektor putri, Kudus akan menurunkan atlet di kelas -45 kilogram dan +78 kilogram. Sementara sektor putra akan berlaga di kelas -80 kilogram, -100 kilogram, serta +100 kilogram.

Suwono mengungkapkan persiapan kelima atlet saat ini terus dimatangkan. Meski demikian, tim pelatih menghadapi sejumlah kendala karena beberapa atlet memiliki pekerjaan di luar Kota Kudus.

Namun kondisi tersebut tidak menghentikan program persiapan. Atlet yang tidak bisa mengikuti latihan rutin di Kudus tetap diberikan program latihan mandiri dan diminta menjaga kondisi fisiknya.

“Persiapannya sudah maksimal. Atlet yang bekerja di luar kota tetap saya beri tanggung jawab untuk latihan di tempatnya,” katanya.

Menurut Suwono, persiapan tim Judo Kudus saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Sisa waktu menuju pertandingan akan dimanfaatkan untuk memantapkan teknik dan menjaga kesiapan seluruh atlet.

“Persiapannya sudah sekitar 80 persen. Tinggal pemantapan karena beberapa atlet terkendala pekerjaan dan keluarga,” ungkapnya.

Dalam program latihan, para judoka Kudus menjalani latihan rutin sebanyak tujuh kali dalam sepekan. Empat sesi digunakan untuk latihan judo, sedangkan tiga sesi lainnya merupakan latihan pagi.

“Latihan judo empat kali, ditambah pagi tiga kali. Jadi tujuh kali,” jelas Suwono.

Ia menambahkan, latihan judo memiliki karakter tersendiri karena para atlet bertanding dalam kelas berat badan yang berbeda. Kondisi itu membuat latihan tanding tidak selalu dapat dilakukan secara bersama-sama.

Perbedaan antara atlet kelas -45 kilogram hingga +78 kilogram, misalnya, membuat tim pelatih harus menyesuaikan pasangan dan program latihan.

“Kalau latihan bersama tidak mungkin sepenuhnya. Kelasnya sangat berbeda, dari yang -45 kilogram sampai +78 kilogram,” ujarnya.

Karena itu, para atlet Porprov tetap menjalani latihan bersama dengan judoka lain di Kudus, namun dengan program yang disesuaikan berdasarkan kelas dan kebutuhan masing-masing.

Selain kesiapan teknik dan fisik, aspek mental juga menjadi perhatian tim pelatih. Suwono menilai pengalaman para atlet yang telah mengikuti berbagai pertandingan menjadi modal penting ketika menghadapi persaingan di Porprov.

“Anak-anak sudah sering bertanding dan ke luar kota. Jadi mentalnya sudah cukup kuat,” tuturnya.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Pengkab Judo Kudus kini fokus menjaga kondisi atlet hingga hari pertandingan. Candra pun diharapkan mampu mempertahankan tradisi prestasinya dan kembali mempersembahkan emas bagi Kudus.

“Kami fokus ke teknik dan menjaga kesiapan sampai pertandingan. Target utama tetap satu emas,” pungkas Suwono. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.