Persekat Kabupaten Tegal Tahan Imbang 0-0 Melawan Tuan Rumah Persiku Kudus

oleh

Kudus, isknews.com – Pasukan Macan Muria Persiku Kudus bermain pada laga ketiga dikandang sendiri melawan Persekat Kabupaten Tegal berakhir dengan skor imbang 0-0.

Bermain dihadapan pendukungnya sendiri Persiku tampil menyerang. Target tiga poin diusung. Itu demi memangkas jarak dengan Persekat Kabupaten Tegal.

Ahmad Farid saat berikan umpan tarik dari bek kiri Danu yang masih mampu di tepis kiper Persekat Rudi. (Foto: YM)

Menekan sejak menit awal diperagakan oleh Ahmad Farid dan kawan-kawan. Itu sudah terlihat di menit ke-11 saat umpan tarik dari bek kiri Danu yang masih mampu di tepis kiper Persekat Rudi.

Beberapa nama pilar starter juga di turunkan. Mulai dari Redondo, Danu, Teguh, Seftia, Tri, Wirdan, Bobby, Ahmad Farid, Wisnu, dan beberapa pemain lainnya. Permainan dari kaki ke kaki masih menjadi ciri khas anak asuh Subangkit.

TRENDING :  Kalah di Ujicoba, Persijap Akan Evaluasi Pemain

Sementara itu, tim tamu Persekat seakan mencari kemenangan keempat untuk mengamankan posisi pemuncak klasemen grup 1. Itu terlihat dari permainan ngotot yang diperagakan oleh anak asuh Yayat Hidayat.

Di babak kedua, jual beli serangan masih diperagakan kedua tim. Di menit ke-59 gelandang Persiku, Tri Hartanto melakukan sepakan jarak jauh. Sayang, sepakan kerasnya masih menyamping di kiri gawang Persekat.

Persiku berhasil mendapatkan set piece dari titik strategis. Tri Hartanto yang mengeksekusi bola mengambilnya dengan tenang dan mengarah tepat ke arah kiper, namun berhasil ditepis.

Permainan keras juga mulai ditunjukkan kedua tim. Kartu merah sempat dikeluakan wasit untuk pemain Persekat setelah mendapat kartu kuning kedua di menit 62. Sedang pada kubu Persiku, satu kartu kuning diberikan wasit pada Ahmad Farid ‘Ambon’.

TRENDING :  Tambah Amunisi, Persijap Seleksi Empat Pemain

Skor kacamata menjadi hasil akhir laga ini. Pelatih Persiku Kudus Subangkit dalam konferensi pers usai laga mengatakan pertandingan berlangsung ketat.

“Ini adalah pertandingan yang panas. Kedua tim saling menekan sejak menit pertama. Sederet peluang juga masih banyak terbuang karena solidnya pertahanan lawan. Sedari menit pertama, tim sama-sama menekan,” kata Subangkit.

Strategi yang diterapkan juga sedikit alot diperagakan. Menurut dia, para pemain memang sedari awal di-pressure tinggi oleh tim lawan. Tackling keras dan tegas juga terus dijorkan pada para penggawanya. Beruntung, para pemain tidak terlalu merespon permainan kasar Persekat.

TRENDING :  Terpental di Dasar Klasemen Sementara, Persiku Kudus Terancam Tak Lolos Semifinal

“Anak-anak ada peningkatan dalam kontrol emosi,” jelas Bangkit.

Untuk evaluasi ke depan, pihaknya akan mencoba memaksimalkan pemain-pemain yang ada. Finishing juga akan terus ditempa. Mengingat finishing adalah masalah utama tim saat berlaga.

Sementara Asisten Pelatih Persekat Handoyo mengatakan anak asuhnya telah bermain baik.

“Meski kami merasa tak diuntungkan dengan kepemimpinan wasit, dari awal kami menargetkan peroleh poin penuh. Oleh karena itu, kerja keras anak anak cukup kami apresiasi,” katanya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :