KUDUS, isknews.com – Persiku Kudus harus menutup laga pamungkas putaran kedua Pegadaian Championship 2025/2026 dengan hasil kurang maksimal usai takluk 1–2 dari Persipura Jayapura. Pertandingan yang digelar di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Jumat (30/1/2026) sore itu disaksikan 3.020 penonton dalam kondisi cuaca cerah.
Sejak awal babak pertama, Persipura Jayapura yang berjuluk Mutiara Hitam langsung merangsek ke barisan pertahanan Persiku Kudus, Macan Muria. Tekanan agresif tim tamu langsung membuahkan hasil pada menit ke-7.
Berawal dari umpan silang Persipura yang disambut sundulan, bola sempat ditepis kiper Persiku Riki Pambudi. Namun bola muntah hasil tepisan tersebut jatuh ke kaki Artur Jesus Vieira yang berdiri bebas tanpa pengawalan. Dengan cukup leluasa, Artur mengeksekusi bola liar itu menjadi gol dan membawa Persipura unggul 0–1.
Tertinggal satu gol, Persiku Kudus mencoba merespons. Pada menit ke-13, striker Persiku Igor Henrique da Silva Costa melepaskan tendangan keras ke arah gawang Persipura yang dijaga Adzib Al Hakim Arsyad.
Sayangnya, peluang tersebut berhasil digagalkan setelah Adzib mampu menepis bola dengan baik.
Persipura sejatinya sempat kembali menjebol gawang Persiku pada menit ke-24 melalui Reno Salampessy. Namun gol tersebut dianulir wasit setelah dilakukan pengecekan Video Assistant Referee (VAR). Dalam tayangan ulang, sebelum berdiri bebas dan berhadapan langsung dengan kiper Persiku, Reno terlebih dahulu melakukan injakan ke kaki bek Persiku, Jaimerson Xavier, sehingga dinilai terjadi pelanggaran.
Pertandingan terus berjalan dengan intensitas yang cukup ketat. Persiku Kudus terlihat lebih banyak menguasai bola dan berusaha membangun serangan dari lini tengah. Namun rapatnya barisan pertahanan Persipura membuat sejumlah upaya penetrasi Persiku kerap mentah sebelum memasuki area berbahaya.
Menjelang akhir babak pertama, Persipura kembali menunjukkan efektivitasnya. Pada menit ke-45+3, kapten tim Gunansar Papua Mandowen berhasil mencetak gol kedua Persipura, sekaligus membawa tim tamu menutup babak pertama dengan keunggulan 2–0.
Memasuki babak kedua, Persiku Kudus meningkatkan intensitas permainan dan tampil lebih agresif. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-70.
Gelandang serang asal Brasil, Caique Silvio Souza da Silva, sukses mencetak gol dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1–2.
Setelah gol tersebut, Persiku Kudus terus menekan demi mencari gol penyama kedudukan. Namun hingga tambahan waktu babak kedua berakhir, skor tidak berubah. Persipura Jayapura pun memastikan kemenangan 2–1 atas Persiku Kudus di Stadion Wergu Wetan.
Usai pertandingan, Head Coach Persiku Kudus Bambang Pujo Sumantri mengakui timnya mengalami kesulitan menembus pertahanan Persipura yang tampil disiplin dan agresif.
“Pergantian pemain sudah kami lakukan untuk mengubah situasi permainan. Tapi kami akui, blok pertahanan mereka cukup rapat dan disiplin. Secara individu pemain Persipura juga mampu terus menekan dan itu sangat memengaruhi ritme permainan kami,” ujarnya.
Ia juga menyinggung kepemimpinan wasit, khususnya pada situasi di menit-menit akhir pertandingan.
“Menurut saya ada beberapa momen yang seharusnya masih bisa dilanjutkan. Saat kami sedang menyerang, pertandingan justru dihentikan, padahal dari catatan waktu masih ada sisa. Tapi kami tetap menghormati keputusan wasit,” tambahnya.
Sementara itu, Head Coach Persipura Jayapura Rahmad Darmawan mengapresiasi fokus dan kedisiplinan para pemainnya, terutama pada babak kedua.
“Saya hanya mengingatkan pemain agar tetap fokus, door to door, dan tidak terpengaruh oleh hal-hal di luar pertandingan seperti penonton maupun tekanan dari tim lawan. Mereka mampu menjaga ruang dengan baik sehingga Persiku tidak mudah masuk ke area berbahaya,” katanya.
Terkait keputusan wasit, Rahmad Darmawan menegaskan pihaknya memilih menghormati kewenangan perangkat pertandingan.
“Saya sudah melihat ulang rekaman pertandingan, termasuk situasi gol kedua kami. Tapi suka atau tidak suka, wasit punya kewenangan penuh. Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua agar ke depan bisa lebih baik,” tegasnya.
Selain pelatih, kapten Persipura Jayapura Gunansar Papua Mandowen turut menyampaikan rasa syukur atas kemenangan tersebut.
“Kami bersyukur atas hasil hari ini. Kemenangan ini hasil dari kerja keras tim dan materi latihan dari pelatih yang kami jalankan di lapangan,” ucapnya.
Gunansar menambahkan, kemenangan tersebut dipersembahkan untuk legenda Persipura yang telah berpulang.
“Kemenangan ini kami persembahkan untuk almarhum Bapak Mettu Duaramuri, legenda Persipura, serta untuk seluruh masyarakat Papua,” pungkasnya. (YM/YM)







