Kudus, ISKNEWS.COM – Pendidikan dan pelatihan (diklat) satuan pengamanan (satpam) untuk mendapatkan sertifikasi Gada Pratama yang dilakukan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Kudus memasuki hari kelima.
Sebanyak 93 peserta diklat setiap harinya mendapatkan porsi latihan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Mereka dibina agar sigap dalam mengantisipasi tindak kriminal yang dilakukan para penjahat.
Di hari kelima, mereka mendapat materi bela diri, yakni driil tongkat Polri. Mereka wajib bersungguh-sungguh mengikuti seluruh instruksi yang dilakukan oleh instruktur dari Sat Binmas Polres Kudus.
Kasat Binmas Polres Kudus, AKP Catur Kusuma Adi mengatakan, setiap hari pihaknya memberikan pelatihan yang dibuka dengan lari pagi sebagai sarapan paginya. Setelah itu dilanjutkan dengan materi utama sesuai jadwal yang dibuat.
”Materi driil tongkat Polri merupakan lanjutan dari materi bela diri dasar. Gerakan yang dilakukan dalam materi driil tongkat Polri menrupakan gerakan bela diri,” tuturnya.
Dijelaskan Catur, tongkat Polri merupakan senjata utama bagi satpam untuk melawan penjahat. Sehingga diharapkan seluruh peserta yang mengikuti pelatihan ini bersungguh-sungguh untuk mengikuti, sehingga dapat menyerap materi dan memiliki keterampilan.
Gerakan yang diajarkan diantaranya gerakan memukul menggunakan tongkat, menangkis, dan membawa atau menangkap pelaku kejahatan. ”Kami berharap semua sungguh-sungguh agar menjadi satpam yang benar-benar disiplin.” ujarnya. (MK/RM)






