PTM Diberlakukan, Pesanan Konveksi di Kudus Kembali Menggeliat

oleh -565 kali dibaca
Salah seorang pekerja di konveksi Barokah Putra, Padurenan Gebog Kudus.

Kudus, isknews.com – Abdul Rouf sebagai pemilik usaha Konveksi Barokah Putra mengaku turunnya level PPKM menjadi level 2 dan kembali diselenggarakannya PTM sangat berdampak bagi usahanya. Sebelumnya, pesanan dan penjualan seragam sekolah menurun akibat pembelajaran daring, namun seminggu setelah PTM pesanan seragam berangsur naik.
“Bulan bulan lalu seragam sekolah berhenti karena tidak laku. Minggu-minggu ini sudah mulai banyak orang yang beli seragam sekolah, stok sudah mulai laku, karena sekolah mulai belajar tatap muka,” ungkap Abdul Rouf di lokasi usahanya di Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, Jumat (3/9/2021).

Sementara Bupati Kudus, Hartopo mengatakan, Turunnya level PPKM di Kabupaten Kudus membawa hawa segar bagi pelaku UMKM. Dimulainya kembali pembelajaran tatap muka (PTM) dan sektor perkonomian semakin memulihkan roda ekonomi masyarakat.

Turunnnya kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Kudus memberi dampak positif pada sektor usaha. Berdasarkan dialog dengan pemilik konveksi, Abdul Rouf, Bupati Hartopo menyebut bahwa pesanan seragam sekolah dan seragam kerja meningkat sejak diberlakukannya PTM.
“Optimis Insya Allah pertumbuhan ekonomi naik, kemarin sekolah tidak masuk tidak ada pesanan seragam katanya, begitu sekarang sudah masuk sudah mulai ada pesanan seragam, pakaian olahraga dan lain-lain,” ujarnya.

Meskipun angka Covid-19 di Kudus sudah jauh menurun, Bupati mengingatkan kepada para pelaku usaha supaya tetap disiplin protokol kesehatan. Upaya tersebut untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus, sehingga pemulihan ekonomi dapat berjalan lancar.
“Sudah di level 2 harapan kami bersama-sama dikondisikan pendisiplinan prokes, supaya Kudus segara pemulihan di bidang ekonomi,” pesan Hartopo. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :