Puluhan Calon Paskibraka Kudus Akan Jalani Pemusatan Pelatihan Juli 2026

oleh -975 Dilihat
Calon anggota Paskibraka Kudus 2026 terpilih. (Foto: ist.)

Kudus, isknews.com – Puluhan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kudus Tahun 2026 dijadwalkan mengikuti pemusatan pelatihan pada Juli mendatang. Kegiatan tersebut menjadi tahap lanjutan setelah para peserta dinyatakan lolos dari seluruh rangkaian seleksi yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kudus.

Sebanyak 64 peserta terpilih nantinya akan menjalani pembinaan intensif sebagai persiapan menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Pemusatan pelatihan dilakukan untuk membentuk kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, serta memperkuat wawasan kebangsaan para calon anggota Paskibraka sebelum bertugas di lapangan.

Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, dan Agama Badan Kesbangpol Kudus, I’in Vestriaswari mengatakan, seluruh peserta yang lolos merupakan hasil penyaringan dari berbagai tahapan seleksi yang dilaksanakan secara bertingkat.

“Dari hasil akhir seleksi, sebanyak 41 peserta putra dan 25 peserta putri berhasil lolos ke tahap berikutnya. Dari jumlah tersebut, dua peserta terbaik terpilih untuk mengikuti seleksi calon Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026,” katanya, Kamis, 28 Mei 2026.

Dua peserta yang akan mewakili Kabupaten Kudus di tingkat provinsi yakni In’am Raditya Yafi dari MAS Tahfidz Yanbu’ul Quran dan Syifa Putri Liviana dari SMA 2 Bae. Keduanya dianggap memiliki kemampuan paling menonjol selama tahapan seleksi berlangsung.

Sementara itu, peserta lainnya yang terdiri dari 40 putra dan 24 putri akan dipersiapkan sebagai calon Paskibraka Kabupaten Kudus Tahun 2026 untuk bertugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera merah putih.

I’in menjelaskan, proses seleksi tahun ini dimulai dari tahap administrasi yang dilaksanakan pada 7 hingga 20 Maret 2026 dan diikuti sebanyak 408 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 295 peserta dinyatakan lolos verifikasi administrasi.

Peserta yang memenuhi syarat kemudian mengikuti sejumlah tahapan seleksi lanjutan, mulai dari tes Pancasila dan wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum, pemeriksaan kesehatan, tes parade, hingga tes Peraturan Baris Berbaris (PBB).

“Dari tahapan tersebut, jumlah peserta akhirnya mengerucut menjadi 102 orang,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada tahapan tes PBB hingga tes kepribadian, minat, dan bakat tidak ada pengurangan peserta. Namun penilaian dan perangkingan tetap dilakukan hingga diperoleh kuota akhir sebanyak 64 personel sesuai ketentuan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). (AS/YM)