Ramadan, Masjid Menara Iman di Kudus Siapkan Bukber hingga Program Iktikaf 10 Malam Terakhir

oleh -489 Dilihat
Foto saat santri dan jamaah Masjid berbuka puasa. (Foto: Istimewa)

Kudus, isknews.com – Panitia Ramadan Masjid Menara Iman di Dukuh Krajan, Desa Bae, Kudus menyiapkan sejumlah program untuk menyemarakkan bulan suci tahun ini. Mulai dari buka puasa bersama gratis, tarawih berjamaah dengan bacaan panjang, hingga santunan anak yatim dan bakti sosial di akhir Ramadan.

Ketua Panitia Kegiatan Ramadan, Muhmamad Marsudi, mengatakan bahwa salah satu program unggulan tahun ini adalah buka bersama gratis yang terbuka untuk masyarakat umum dan para santri.

Alhamdulillah, tahun ini kami kembali mengadakan buka bersama gratis untuk masyarakat dan santri,” ujarnya.

Selain buka puasa bersama, kegiatan rutin seperti salat tarawih berjamaah tetap dilaksanakan. Menariknya, imam tarawih tahun ini berasal dari para guru Ma’had Riyadhul Qur’an Kudus.

Tak hanya itu, panitia juga menggelar kajian menjelang berbuka dengan pemateri dari kalangan asatidz ma’had. Pada penghujung Ramadan, pihaknya juga membuka layanan penerimaan dan penyaluran zakat fitrah maupun zakat mal.

Di akhir Ramadan nanti juga ada santunan anak yatim dan bakti sosial. Itu sudah menjadi bagian dari program rutin kami,” jelas Marsudi.

Ia menyebut, salah satu keunikan tarawih di Masjid Menara Iman terletak pada durasinya yang relatif lebih lama dibandingkan masjid lain. Jika di tempat lain tarawih biasanya selesai sekitar pukul 20.00 atau 20.10 WIB, di sini bisa berlangsung hingga mendekati pukul 20.45 WIB.

Tarawih di sini 11 rakaat, tapi setiap satu rakaat membaca satu halaman Al-Qur’an. Jadi memang lebih lama, tapi jamaah sudah terbiasa,” terangnya.

Menurutnya, jika hanya diikuti santri, jumlah jamaah biasanya sekitar tiga saf. Namun dengan kehadiran masyarakat umum, saf bisa bertambah menjadi lima atau lebih, terutama pada 10 malam terakhir Ramadan.

Pada 10 malam terakhir, panitia juga mengadakan program iktikaf yang terbuka bagi santri maupun masyarakat. Untuk mengikuti iktikaf, peserta diwajibkan mendaftar terlebih dahulu.

Kami berlakukan pendaftaran supaya kebutuhan konsumsi sahur dan berbuka bisa terdata dengan baik. Karena yang menyiapkan dapur pondok, jadi harus terorganisir,” katanya.

Pendaftaran iktikaf rencananya dibuka mulai 15 Ramadan, meski saat ini sudah banyak masyarakat yang menanyakan jadwal pendaftarannya melalui pesan langsung.

Dengan berbagai program tersebut, panitia berharap Ramadan di Masjid Menara Iman dapat menjadi momentum peningkatan ibadah sekaligus mempererat kebersamaan antara santri dan masyarakat sekitar. (AS/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

No More Posts Available.

No more pages to load.