Ratusan Jamaah Gereja Katolik Santo Yusuf Ikuti Sosialisasi GenRe

oleh
Ratusan Jamaah Gereja Katolik Santo Yusuf Ikuti Sosialisasi GenRe ISKNEWS.COM
Foto: Jamaah Gereja Katolik Santo Yusuf sedang mendengarkan materi Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga dari BKKBN Provinsi Jateng, di gereja Santo Yusuf jalan Kamandowo no. 3 Pati, Senin (10-9-2018). (ivan nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Sosialisasi program pembangunan keluarga bersama mitra kerja tahun 2018 melalui Generasi Remaja (GenRe) Ceria, selain digelar di sekolah juga diadakan di lingkungan gereja.

Di gereja Katolik Santo Yusuf, misalnya, ratusan jamaah gereja, anak sekolah dan warga sekitar antusias mengikuti program yang disampaikan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Jateng, Senin (10-9-2018).

Dalam sosialisasi tersebut, BKKBN Jateng memberiakan pemahaman tentang bahaya pernikahan dini, sex bebas, dan narkoba kepada para jamaah gereja yang beralamat di jalan Kamandowo no. 3 Pati itu.

TRENDING :  Asosiasi Driver Online Jateng Tanggapi Penolakan Angkutan Berbasis Aplikasi

Ketua K3 gereja Katolik Santo Yusuf, Gunawan mengatakan, kegiatan tersebut terlaksana berkat kerjasama dengan BKKBN Jateng, `Anggota komisi IX DPR RI, Imam Suroso, TP4D Jateng, dan pihak gereja Santo Yusuf.

“Sebelumnya kita memang sudah rutin menggelar sosialisasi terkait keluarga berencana kepada kepada para jamaah. Dan sosialisasi ini untuk lebih meruncingkan pemahaman tentang KB kepada mereka,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan adanya sosialisasi GenRe ini selain pemahaman tentang KB, para anak muda gereja juga bisa waspada dengan tiga hal, yakni bahaya pernikahan dini, sex bebas, dan narkoba.

TRENDING :  Puluhan Miras Dirazia Petugas

“Sekarang ini marak sekali pernikahan dini, sex bebas, dan narkoba. Sehingga dengan adanya sosialisasi ini kita berharap anak-anak muda di gereja kita terbentengi,” harapnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI komisi IX dari Fraksi PDI Perjuangan, Imam Suroso menambahkan, tujuan program GenRe ini adalah menyiapkan kehidupan berkeluarga yang baik bagi para remaja, baik di sekolahan maupun di tempat ibadah seperti gereja ini.

TRENDING :  Usaha Makanan Ringan Warga Trangkil Rambah Pasar Jawa Timur

“Dalam hal jenjang pendidikan yang terencana, berkarir dalam pekerjaan yang terencana maupun menikah dengan penuh perencanaan sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi. Tentu akan menghasilkan generasi yang baik,” paparnya.

Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan, bisa mengatasi salah satu permasalahan remaja yang saat ini adalah pernikahan diusia muda serta kehamilan yang tidak diinginkan. (IN/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :