Rencana Pencabutan Subsidi Gas Elpiji 3 Kg, Hiswana Migas Pati Tunggu Teknis Pelaksanaan dari Pusat

oleh

Kudus, isknews.com – Menanggapi rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang akan mencabut subsidi elpiji 3 Kg, DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Cabang Pati masih menunggu teknis pelaksanaan dari pusat terkait tersebut.

Seperti diketahui bersama, sebelumnya dirilis bahwa Kementerian ESDM berencana mencabut subsidi elpiji 3 kg dan akan mengalihkannya langsung ke penerima manfaat‎.

Sekretaris DPC Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Pati, David Budi Agung ‎menjelaskan, pihaknya masih menunggu informasi mengenai mekanisme lebih lanjut perihal pelaksanaan surat edaran dari Kementerian ESDM tersebut.

Tabung gas Elpiji 3 Kg yang akan segera ditarik subsidinya oleh
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) (Foto: YM)

“Saya masih menunggu informasi lebih lanjut, karena surat edaran itu juga baru hari ini saya tahu,” ujar dia, Kamis (16/01/2020).

Menurut David, pihaknya akan mengikuti segala kebijakan dari pemerintah pusat terkait pemberlakuan regulasi elpiji PSO yang baru.

“Kami ikut saja, kalau Hiswana diajak bicara maka kami juga akan bicara,” jelas ‎pemilik agen PT Bahtera Agung Perkasa.

Apapun mekanisme dari keputusan pemerintah yang akan diambil, diharapkan tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

“Saya mengharapkan keputusan itu tidak menimbulkan persoalan atau gesekan di lapangan,” ujar dia.

Kendati demikian, dia memuji peran pemerintah saat ini yang mampu menekan kelangkaan elpiji.

“Sekarang stok elpiji selalu aman, sudah tidak pernah lagi sekarang mendengar stok langka dilapangan. Karena pemerintah selalu menjaga suplai,” jelasnya.

‎Pengiriman elpiji non PSO juga berjalan lancar, sedikitnya pihaknya melakukan pengiriman sebanyak tiga truk mulai dari 5,5 kg, 12 kg, dan 50 kg.

“Rumah tangga itu biasanya pakai ukuran yang 5,5 kg, sedangkan rumah makan atau tempat usaha itu biasanya pakai elpiji yang ukurannya sampai 50 kg,” ujarnya. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :