KUDUS, ISKNEWS.COM – Pebulu tangkis muda Indonesia, Richie Duta Richardo, kembali membuat kejutan di Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. Kali ini, Richie sukses menumbangkan unggulan kedua asal Chinese Taipei, Wang Tzu Wei, pada babak perempat final, Jumat (23/10/2026).
Bertanding di Djarum Arena 2, Kaliputu, Kudus, Richie tampil impresif dan menang dua gim langsung dengan skor 21-9, 21-17. Hasil tersebut mengantarkannya melaju ke semifinal sekaligus menjaga peluang untuk melangkah ke partai final.
Richie mengaku sangat senang dengan kemenangan yang diraihnya. Keberhasilan menembus semifinal menjadi kesempatan untuk memperbaiki hasil turnamen sebelumnya, ketika ia terhenti di babak empat besar Malaysia Super 100 pekan lalu.
“Senang sekali dengan hasil kemenangan hari ini dan bisa masuk semifinal lagi, karena di Malaysia Super 100 minggu lalu saya kalah di semifinal,” ujar Richie seusai pertandingan.
Pada babak semifinal, Sabtu (24/10/2026), Richie akan kembali menghadapi lawan yang pernah dijumpainya di Malaysia, yakni Dong Tian Yao. Ia berharap dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membalas hasil sebelumnya dan mengamankan tiket ke final.
“Besok bertemu lawan yang sama saat di Malaysia kemarin. Semoga saya bisa memberikan yang terbaik, memenangkan pertandingan dan melaju ke final,” ungkapnya.
Richie menilai gaya permainan dirinya dan Dong Tian Yao tidak jauh berbeda. Karena itu, ia memilih mempersiapkan diri dengan maksimal dan bertekad tampil habis-habisan saat pertandingan semifinal.
“Dari segi cara bermain saya dengan lawan besok kurang lebih sama. Persiapan besok melawan Dong Tian Yao saya ingin bermain all out saja,” jelas Richie.

Dukungan suporter yang hadir di Kudus juga menjadi tambahan motivasi bagi Richie. Menurutnya, atmosfer pertandingan di hadapan pendukung sendiri membuat dirinya semakin bersemangat untuk memberikan penampilan terbaik.
Selain itu, kemenangan atas pemain berpengalaman seperti Anthony Sinisuka Ginting dan Wang Tzu Wei menjadi suntikan kepercayaan diri bagi pebulu tangkis muda tersebut. Ia mengaku banyak belajar dari para pemain senior yang sebelumnya kerap disaksikannya tampil di turnamen-turnamen besar.
“Bisa mengalahkan pemain senior, Anthony Sinisuka Ginting dan Wang Tzu Wei, pasti senang. Rasa percaya diri saya bisa tumbuh. Dulu melihat mereka di turnamen-turnamen besar seperti Super 500 ke atas, saya banyak mengambil pelajaran dari mereka,” katanya.
Richie menambahkan, pelajaran dari pemain luar negeri lebih banyak berkaitan dengan cara bermain di lapangan. Sementara itu, dari Ginting, ia juga mendapatkan masukan mengenai kekurangan dan kelebihannya ketika menjalani latihan bersama.
Kini, Richie kembali menghadapi ujian penting untuk membuktikan konsistensinya di turnamen internasional. Dengan dukungan suporter Kudus dan kepercayaan diri yang meningkat, ia berharap mampu melewati Dong Tian Yao dan melangkah ke final Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. (YM/YM)







