Kudus, isknews.com – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) adalah gerakan Islam amar makruf nahi munkar di kalangan pelajar yang ditujukan kepada dua bidang, pertama perorangan dan kedua masyarakat. Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah Ahmad Dahlan baru saja melaksanakan pelantikan pengurus barunya di Aula kantor PDM kabupaten Kudus,usai memperingati Milad IPM ke-56. .
Dalam pelantikan yang juga dihadiri dan disaksikan oleh PDM Kabupaten Kudus, PD IPM Kudus, PR IPM SMK Muhammadiyah Kudus, PR IPM SMA Muhammadiyah Kudus, Hendra Syahruddin selaku ketua pantia menjelaskan dalam sambutannya bahwa dua hari sebelum acara muncul beberapa kendala. Tetapi karena semangat dan optimisme teman-teman panitia akhirnya kendala tersebut dapat diselesaikan dan prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh IPMawan Nuuran Abdullah Ilham selaku Ketua bidang Organisasi mewakili ketua umum yg sedang ada halangan. Jum’at (21/7/17)
PD IPM Kudus dalam sambutannya yg disampaikan IPMawan Nuuron menuturkan bahwa PD IPM Kudus sangat bangga kepada PR IPM Ahmad Dahlan. Karena dengan semangat temen-temen IPM Ahmad Dahlan akhirnya dapat berdiri PR IPM di sekolah non Muhammadiyah di Kudus.
Robby Ilham Zulianto selaku ketua terpilih memberi sambutannya bahwa IPM Ahmad Dahlan didirikan bukan untuk menguasai sekolahan (Maahid) ataupun memecah belah sekolahan. Tetapi tujuan IPM Ahmad Dahlan sebagai organisasi ekstra sekolah ini didirikan karena inisiatif dari teman-teman untuk mengayomi, atau memberikan wadah kepada para siswa di ma’ahid yg berasal dari warga muhammadiyah, dg harapan agar nantinya dapat menghidupkan IPM diranting mereka masing-masing.
Dalam pelantikan tersebut Ketua PDM A.Hilal Madjdi memberi sambutan. mencuplik materi dari tema pelantikan “Aktualisasi Diri Melalui Organisasi untuk Pembentukan Karakter yang Unggul dan Berkemajuan”. Hilal mengambil dari kata Unggul dan Berkemajuan dan diartikan sebagai duduk. Karena duduk adalah lambang ketenangan. Dan bahasa inggris duduk adalah seat (baca SIT).
Hilal menjelaskan bahwa S itu artinya Senyum, maksutnya adalah sebagai kader muhammadiyah khususnya IPM itu harus murah senyum, jangan sampai mahal senyum. Trus yg kedua adalah I yg artinya Ilmu, kader IPM harus mempunyai Ilmu dan berwawasan luas, agar tidak ketinggalan dengan yg lain dan dapar berprestasi disekolah masing-masing. Kemudian yang terakhir adalah T yang artinya Taqwa, maksutnya dalah kader IPM harus senantiasa bertaqwa kepada Allah.
“Menjalankan apa yg diperintahNya, dan meninggalkan apa yg dilarangNya. Agar menjadi umat Islam yang sebenar-benarnya,” pungkasnya. (YM/MPI)






