Safira Atlet Kudus Peraih Medali Emas SEA Games, Peroleh Bonus Staycation dari Pijar Park

oleh -282 Dilihat

Kudus, isknews.com – Usai meraih medali emas dalam keikutsertaanya sebagai atlet pada cabang olahraga pencak silat kelas B putri mewakili tim Indonesia pada event olahraga se Asia Tengggara SEA Games Kamboja 2023, Safira Dwi Meilani memperoleh apresiasi berupa bonus Staycation Special bersama keluarga di Pijar Park yang bertempat di Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus.

Manajemen Pijar Park menilai Mahasiswi Universitas Negeri Semarang kelahiran Kudus 18 Mei 2000 yang berdomisili di Desa Loram Kulon RT 4 RW3, Kecamatan Jati, Kudus, sudah beberapa kali mendapat juara dalam beberapa kompetisi layak mendapatkan apresiasi dari pihaknya.

“Sebelumnya, saat Safira raih medali emas pada World Pencak Silat Championship 2022 di Malaysia kami juga telah memberikan apresiasi kepada Safira karena kami nilai dia layak memperoleh apresiasi dari berbagai pihak, mengingat prestasinya yang telah mengharumkan nama Kudus,” ujar Yusuf CEO Pijar Park.

Bonus menginap dan berwisata gratis di destinasi wisata terviral di Kudus ini dilakukan dalam seremoni yang dikemas dalam acara ‘Staycation di Pijar Resort dan Barbeque With Pijar Music di Berpijar Coffee di area panggung terbuka hutan pinus Pijar Park, Sabtu (10/06/2023) malam.

Pada sambutannya Safira Dwi Meilani mengucapkan rasa syukur dan terimakasih atas apa yang diberikan oleh pihak Pijar Park terhadap dia bersama keluarganya.

“Saya ucapkan terimakasih banyak kepada pihak Pijar Park atas bonus Staycation bersama keluarga malam ini,” ucapnya.

Sebelumnya, Safira tercatat dia mendapatkan medali emas pada south-East Asia (SEA) Pencak Silat Championship di Singapura, medali emas pada World Pencak Silat Championship 2022 di Malaysia, dan terakhir berhasil meraih medali emas pada ajang SEA Games di Kamboja.

Safira putri kedua dari tiga bersaudara dari pasangan Sugiyanto dan Cholifah dalam sesi sambutan juga sempat bercerita saat mengikuti ajang SEA Games 2023 di Kamboja yang berlangsung belum lama ini.

“Saat itu terjadi human error batal mendapatkan emas. Karena saat itu wasit belum paham tentang dunia pencak silat. Kemudian kami mengajukan banding. Lalu alhamdulillah diterima. Setelah itu mendapatkan emas kembali,” ucapnya.

“Jadi atlet silat tidak mudah dan banyak mengalami cidera. Saya berharap di event selanjutnya dapat meraih apa yang diimpikan seperti dipencak silat kemarin,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Pijar Resto Pujiarto mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Safira dan keluarga karena dapat hadir di acara Pijar Park.

“Kami mewakili manajemen sangat bahagia kehadiran Safira Dwi Meilani. Karena telah meraih emas, ini prestasi sangat luar biasa. Saya berharap kedepan bisa ditingkatkan lagi,” pungkasnya. (YM/YM)

No More Posts Available.

No more pages to load.