Sam’ani Terima Apresiasi Nasional, Kudus Dinilai Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif

oleh -53 Dilihat
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menerima Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif dari Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa dalam Malam Puncak HUT ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa” di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (9/9/2026). (Foto: DIskominfo Kudus)

JAKARTA, ISKNEWS.COM – Kabupaten Kudus kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Pemerintah Kabupaten Kudus meraih Apresiasi Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif dalam Malam Puncak Perayaan HUT ke-15 Kompas TV bertema “Indonesia Bisa” di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa kepada Bupati Kudus Sam’ani Intakoris. Apresiasi ini menjadi pengakuan atas komitmen dan konsistensi Pemkab Kudus dalam mendorong inovasi ekonomi kreatif, mengembangkan potensi lokal, serta memperkuat peran kreativitas masyarakat sebagai bagian dari pertumbuhan ekonomi daerah.

Penghargaan Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif diberikan berdasarkan proses verifikasi, pengamatan lapangan, serta sejumlah kriteria terukur terhadap komitmen pemerintah daerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif. Dari tujuh kategori apresiasi yang diberikan, Kabupaten Kudus menjadi salah satu daerah yang menerima penghargaan pada kategori inovasi ekonomi kreatif.

Usai menerima penghargaan, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menyampaikan rasa syukur atas apresiasi yang diterima. Bupati menilai penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan sekaligus motivasi bagi Pemkab Kudus bersama masyarakat untuk semakin mengembangkan potensi ekonomi kreatif daerah.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mendorong kreativitas masyarakat Kudus. Ekonomi kreatif bukan hanya tentang menghasilkan karya, tetapi bagaimana kreativitas tersebut mampu menciptakan peluang usaha, membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Sam’ani.

Kudus memiliki beragam potensi ekonomi kreatif yang tumbuh dari kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat. Di antaranya kuliner khas seperti jenang, batik dan fesyen, kriya, seni pertunjukan, hingga subsektor kreatif digital seperti animasi. Potensi tersebut menjadi kekuatan yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus memperluas pasar.

Pengembangan ekonomi kreatif juga berjalan beriringan dengan pertumbuhan UMKM. Berbagai produk lokal Kudus terus didorong agar tidak hanya memiliki kualitas yang baik, tetapi juga memiliki kemasan, pemasaran, dan daya saing yang mampu menjangkau konsumen lebih luas.

Menurut Bupati Sam’ani, kreativitas masyarakat merupakan modal penting dalam membangun kemandirian ekonomi. Pemerintah daerah berkomitmen memberikan ruang melalui fasilitasi promosi, peningkatan kapasitas, pengembangan usaha, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Potensi ekonomi kreatif Kudus sangat besar. Ada kuliner, kriya, fesyen, seni dan budaya, sampai kreativitas anak-anak muda di bidang digital. Tugas pemerintah adalah menciptakan ekosistem yang mendukung agar potensi tersebut dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Selain memberikan nilai ekonomi, pengembangan ekonomi kreatif turut memperkuat identitas daerah. Produk dan karya kreatif yang mengangkat budaya lokal dapat menjadi sarana memperkenalkan Kudus kepada masyarakat luas sekaligus mendukung sektor pariwisata.

Pemkab Kudus juga terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam industri kreatif. Perkembangan subsektor animasi dan kreativitas digital menjadi salah satu peluang baru yang dapat membuka lapangan kerja serta mendorong anak muda untuk menjadi pelaku usaha kreatif.

“Ke depan, kita ingin ekonomi kreatif semakin inklusif. Anak muda, UMKM, komunitas seni, pelaku kuliner, perajin, dan seluruh masyarakat harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Ketika kreativitas tumbuh, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” tutur Bupati Sam’ani.

Apresiasi tingkat nasional tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemkab Kudus dalam membangun ekonomi daerah berbasis kreativitas, inovasi, dan potensi lokal. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, komunitas, dan dunia pendidikan, ekonomi kreatif diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kudus. (AS/YM)